GerbangIndonesia, Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar acara resmi menyambut Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Timur yang baru, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandra Wati, sekaligus melepas pejabat sebelumnya, Hendro Wasisto. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur pada Jumat malam (9/1/2025) dan dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi.

Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri Lombok Timur ini menjadi momentum penting bagi penguatan hubungan kelembagaan antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah. Acara berlangsung sederhana namun sarat makna, mencerminkan soliditas antarunsur Forkopimda.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dalam keterangannya menegaskan bahwa Kejaksaan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan mendukung pelaksanaan pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa sinergi yang baik antara Kejaksaan dan pemerintah daerah harus terus dijaga agar setiap kebijakan publik memiliki kepastian hukum.

Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada Hendro Wasisto atas pengabdiannya selama menjabat. Menurutnya, peran Kejaksaan selama ini tidak hanya sebatas penindakan, tetapi juga memberikan edukasi serta pendampingan hukum kepada perangkat daerah agar bekerja lebih tertib dan bertanggung jawab.

“Pendekatan kolaboratif yang telah dibangun sangat membantu pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan,” ujarnya.

Sementara itu, Hendro Wasisto dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama seluruh unsur pemerintahan dan Forkopimda Lombok Timur. Ia menilai kebersamaan yang terjalin selama bertugas menjadi modal penting dalam menjalankan amanah sebagai aparat penegak hukum.

Kajari Lombok Timur yang baru, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandra Wati, menyatakan kesiapannya mengemban tugas di Lombok Timur. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan serta memahami karakter sosial dan budaya masyarakat setempat.

Menurutnya, keberhasilan penegakan hukum tidak dapat dipisahkan dari kerja sama yang solid antara Kejaksaan, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia berharap dukungan dari seluruh pihak agar tugas yang diemban dapat berjalan optimal.

Acara penyambutan dan pelepasan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan lembaga peradilan, pejabat eselon II, camat, serta kepala desa se-Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata sebagai simbol kebersamaan dan transisi kepemimpinan.(dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here