Ramah tamah usai pembentukan pengurus DPD PERHAKHI Nusa Tenggara Barat di Lavani Living Hotel, Mataram, pada Selasa malam (03/02/2026). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (DPD PERHAKHI) Nusa Tenggara Barat secara resmi menetapkan kepemimpinan baru. Melalui musyawarah yang berlangsung di Lavani Living Hotel, Mataram, pada Selasa malam (03/02/2026), I Gede Gunanta, SH., MH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PERHAKHI NTB.

Terpilihnya I Gede Gunanta merupakan tindak lanjut dari Surat Mandat nomor 003/SM/DPP-PERHAKHI/I/2026 yang dikeluarkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PERHAKHI di Jakarta pada 12 Januari 2026. Surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Prof. Dr. Hj. Elza Syarief, S.H., M.H. dan Sekretaris Jenderal Pitra Romadoni Nasution, S.H., M.H. tersebut memberikan mandat penuh kepada Hasan Basri, SH., CPM untuk membentuk struktur kepengurusan di wilayah hukum Nusa Tenggara Barat masa bakti 2025-2030.

Hadir dalam proses pemilihan tersebut, Ketua DPD PERHAKHI NTB, Yuda Aditia Maaf’ta, SH, bersama jajaran anggota lainnya.

Dalam arahannya, Yuda menyatakan dukungan penuh atas terbentuknya kepengurusan PERHAKHI NTB periode 2025-2030. Ia berpesan agar seluruh anggota tetap menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan profesi sebagai advokat di tengah masyarakat.

Sementara Ketua terpilih, I Gede Gunanta mengajak seluruh anggota untuk berkomitmen meningkatkan kapasitas diri dan disiplin organisasi. Ia menekankan bahwa profesionalisme seorang advokat sangat bergantung pada sejauh mana mereka memegang teguh kode etik profesi.

Sesuai instruksi dalam surat mandat pusat, kepengurusan baru ini diwajibkan segera mengirimkan struktur lengkap kepada DPP PERHAKHI paling lambat tiga bulan sejak mandat diterima. Selain itu, DPD PERHAKHI NTB juga memiliki kewenangan untuk melaksanakan rekrutmen advokat, termasuk menyelenggarakan Ujian Profesi Advokat (UPA) dan pendidikan khusus profesi dengan koordinasi bersama pusat.

“Langkah kita ini menjadi babak baru bagi PERHAKHI di Nusa Tenggara Barat untuk memperkuat marwah profesi hukum dan memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat pencari keadilan di wilayah Bumi Gora,” ajak Gede Gunanta. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here