GerbangIndonesia, Lombok Timur – Suasana akhir pekan di Taman Rinjani Selong tampak lebih hidup dari biasanya pada Minggu (15/2/2026). Sejumlah pelaku usaha kecil memajang aneka produk unggulan dalam sebuah pameran yang dirancang sebagai etalase capaian program pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pengembangan UMKM antara PT Amman Mineral Nusa Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Inisiatif ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas usaha berbasis potensi lokal.
Sekretaris Daerah HM Juaini Taufik yang hadir mewakili H Haerul Warisin menyampaikan bahwa program dirancang untuk membangun fondasi usaha yang kuat. Ia menilai penguatan kapasitas pelaku UMKM menjadi kunci agar masyarakat mampu memanfaatkan geliat sektor wisata.
Menurutnya, arah program ditentukan setelah melalui identifikasi kebutuhan warga. Dari hasil pemetaan tersebut, pengembangan usaha yang terhubung dengan pariwisata dipandang paling menjanjikan karena menciptakan peluang pasar yang luas.
Pelaksanaan teknis program didukung oleh Forward Indonesia yang mendampingi proses seleksi dan pelatihan peserta. Materi pembinaan mencakup peningkatan mutu produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran.
Wilayah Sembalun dan Jerowaru dipilih sebagai prioritas karena perkembangan destinasi wisatanya dinilai pesat. Pertumbuhan tersebut membuka ruang bagi lahirnya berbagai usaha baru di sektor kuliner, kerajinan, dan jasa.
Sejumlah peserta mulai menerapkan perubahan setelah memahami perhitungan biaya dan peluang pasar. Ada yang memperbaiki konsep produk, bahkan beralih usaha demi mendapatkan margin yang lebih baik.
Pendekatan yang diterapkan dalam program ini tidak berupa bantuan tunai langsung, melainkan penguatan kemampuan usaha. Pemerintah daerah berharap model pembinaan berkelanjutan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan daya saing produk lokal di Nusa Tenggara Barat.(dan)







