Gerbangindonesia.co.id – Lombok Timur – Permasalahan kelangkaan dan tingginya harga LPG 3 kilogram kembali mencuat setelah Gerakan Advokasi Nusantara (Ganas) menggelar aksi di depan Kantor Bupati Lombok Timur pada Senin (20/4/2026). Dalam aksi tersebut, massa menuntut pemerintah segera memperbaiki distribusi gas bersubsidi yang dinilai tidak merata.
Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, menemui langsung peserta aksi dan menyampaikan bahwa harga resmi LPG 3 kg di tingkat pangkalan sebenarnya telah ditetapkan sebesar Rp18.000. Namun, karena masyarakat lebih sering membeli melalui pengecer, harga yang diterima konsumen menjadi lebih tinggi.
Ia mengungkapkan bahwa dalam situasi pasokan terbatas, harga LPG subsidi di lapangan dapat melonjak hingga Rp30.000 per tabung. Kondisi ini diperparah oleh tingginya permintaan serta distribusi yang belum optimal.
Pemerintah daerah mengakui adanya kekurangan dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Selain itu, penyalahgunaan LPG subsidi oleh pihak yang tidak berhak turut memicu ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan.
Sejumlah pelaku usaha, seperti hotel, rumah makan, dan peternakan ayam, disebut masih menggunakan LPG 3 kg, padahal gas tersebut diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Di Lombok Timur, jumlah peternakan ayam yang cukup banyak menjadi salah satu faktor meningkatnya konsumsi LPG subsidi.
Sebagai langkah perbaikan, para pelaku usaha tersebut diarahkan untuk beralih ke LPG non-subsidi secara bertahap. Di sisi lain, kendala pasokan dari Pertamina juga disebut turut memengaruhi kondisi di lapangan.
Untuk mengatasi persoalan ini, pemerintah daerah tengah mengajukan tambahan kuota LPG subsidi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Selain itu, pengawasan distribusi juga diperkuat dengan melibatkan organisasi masyarakat dalam satuan tugas khusus.
Pemda turut mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan penggunaan LPG subsidi yang tidak sesuai ketentuan. Dengan demikian, diharapkan distribusi gas dapat lebih tepat sasaran.
Aksi yang berlangsung di depan Kantor Bupati tersebut berjalan aman dan tertib hingga selesai.(dan)







