Gerbangindonesia.co.id – Lombok Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 resmi diluncurkan di Kecamatan Suralaga pada Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya terpadu antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Pembukaan kegiatan dilakukan melalui upacara yang dipimpin Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, yang hadir mewakili Bupati H. Haerul Warisin. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa TMMD memiliki peran penting dalam menjawab tantangan pemerataan pembangunan, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.
Desa Paok Lombok ditetapkan sebagai lokasi utama pelaksanaan program tahun ini. Berbagai kegiatan fisik akan dilaksanakan, di antaranya pembangunan sarana air bersih, renovasi rumah warga, pembangunan fasilitas sanitasi, serta peningkatan infrastruktur pertanian guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Sekda, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI menjadi solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan anggaran dan sumber daya, sekaligus mempercepat realisasi pembangunan di tingkat desa.
Sementara itu, Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf. Eky Anderson, mengungkapkan bahwa pelaksanaan TMMD akan berlangsung selama 30 hari, dengan melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, dan instansi terkait.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, program ini juga menghadirkan berbagai kegiatan non-fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, edukasi kesehatan, sosialisasi bahaya narkoba, hingga program keluarga berencana.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga akan diisi dengan penanaman ribuan pohon. Selain itu, masyarakat setempat akan memperoleh layanan kesehatan gratis selama program berlangsung.
Pendanaan TMMD ke-128 bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Lombok Timur serta dukungan anggaran dari Mabes TNI. Prosesi pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kegiatan secara resmi.
Usai upacara, dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada warga berupa paket sembako, bantuan penanganan stunting, serta perangkat bantuan lainnya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan oleh jajaran pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda.
Melalui program ini, diharapkan pembangunan desa dapat berlangsung lebih cepat dan merata, sekaligus memperkuat kebersamaan antara aparat dan masyarakat dalam mewujudkan kemajuan daerah.(dan)








