Gerbangindonesia.co.id – LOMBOK TIMUR – Produk garam beryodium olahan PD Agro Selaparang terus menunjukkan perkembangan positif di tengah persaingan pasar pangan. Badan usaha milik daerah Kabupaten Lombok Timur itu kini berhasil menembus pasar industri dengan menjadi pemasok kebutuhan garam untuk perusahaan pengolahan keju milik investor Italia di Nusa Tenggara Barat.
Kerja sama tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi pengembangan produk garam lokal, terutama karena industri pangan modern memiliki standar kualitas yang cukup ketat. Pihak perusahaan keju disebut membutuhkan suplai garam secara berkala setiap minggunya untuk mendukung aktivitas produksi mereka.
Direktur Operasional PD Agro Selaparang, Sapardi, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari upaya perusahaan menjaga mutu produk sejak tahap awal produksi di tingkat petambak.
Menurutnya, proses pengawasan dilakukan mulai dari pengelolaan tambak garam hingga tahapan pengolahan akhir agar kualitas garam tetap stabil dan memenuhi kebutuhan industri.
“Kami memastikan kualitas bahan baku terjaga sejak awal supaya hasil produksinya sesuai standar yang dibutuhkan pasar,” ujarnya saat ditemui di Aikmel, Kamis (7/5/2026).
Selain fokus pada kualitas produksi, Agro Selaparang juga melengkapi berbagai persyaratan legalitas produk seperti pengujian laboratorium, sertifikasi halal, dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal itu dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen maupun pelaku industri.
Sapardi mengatakan, permintaan terhadap garam beryodium terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi sehat dan keamanan pangan.
Ia menambahkan, meskipun harga garam beryodium lebih tinggi dibandingkan garam biasa, produk dengan standar mutu yang jelas tetap memiliki pasar tersendiri.
Pasokan bahan baku garam Agro Selaparang berasal dari para petambak di kawasan pesisir selatan Lombok Timur, mulai dari wilayah Pijot, Kedome, hingga sekitar Pantai Pink. Produksi para petani garam tersebut berlangsung hampir sepanjang tahun dan menjadi penopang utama kebutuhan perusahaan.
Selain dipasarkan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri makanan, garam produksi Agro Selaparang juga dimanfaatkan dalam unit usaha es balok milik perusahaan. Garam digunakan untuk membantu proses pendinginan sehingga pembekuan air menjadi lebih cepat dan efisien.
Dengan semakin luasnya pasar industri yang berhasil dijangkau, Agro Selaparang optimistis produk garam lokal Lombok Timur dapat terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir, khususnya para petambak garam.(red)








