GerbangIndonesia, Lombok Barat — SMA Negeri 2 Gerung memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 dengan mengusung tema “Bersama Melangkah, Berprestasi, Berkarakter, dan Menginspirasi”. Acara perayaan yang dilaks di sekolah, Selasa (01/09/2026) ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) NTB, Ketua Komite SMAN 2 Gerung, serta segenap keluarga besar sekolah.
Kepala SMAN 2 Gerung, Lalu Sumaryani KM, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala Dinas Dikpora NTB serta Ketua Komite SMAN 2 Gerung, HL. Sajim Sastrawan. Dalam sambutannya, ia mengenang perjalanan sekolah yang sempat menghadapi tantangan berat dan nyaris vakum karena berada diapit oleh sekolah-sekolah negeri lain yang lebih besar di wilayah tersebut, seperti SMAN 1 Gerung dan MAN 1 Gerung.
“Sedikit demi sedikit kami menapakkan langkah. Walaupun sempat harus menghadapi masa-masa sulit diapit sekolah tetangga yang besar, alhamdulillah berkat komitmen bersama, setiap tahun kami bangkit dari keterpurukan. Puji syukur, saat ini jumlah siswa kami terus bertambah dan kami bisa menyelesaikannya dengan penuh tanggung jawab,” ujar Lalu Sumaryani saat menyampaikan sambutan.
Sementara itu, Kepala Dinas Dikpora NTB, Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat ulang tahun yang ke-17 kepada SMAN 2 Gerung. Ia menyoroti pentingnya pengembangan prestasi siswa yang tidak hanya berorientasi pada bidang akademik semata.
“Prestasi itu tidak hanya berorientasi kepada akademik. Akademik memang penting, tetapi non akademik tidak kalah penting. Di beberapa daerah seperti Bali, Yogyakarta, dan kota-kota lain di Indonesia, banyak sekolah unggulan yang mengoptimalkan potensi tersebut. Ke depan, saya ingin kita kumpulkan potensi akademik dan non-akademik ini menjadi satu wadah di sini,” ungkap Syamsul Hadi.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, pejabat kelahiran Kelayu, Lombok Timur, 3 Juli 1971 itu menyatakan komitmennya untuk kembali berkunjung dan berdiskusi secara mendalam dengan seluruh keluarga besar SMAN 2 Gerung guna mendukung kemajuan mutu pendidikan ke depan. (*)







