GerbangIndonesia, Lotim – Satlantas Polres Lombok Timur (Lotim) menggelaran Operasi Zebra Rinjani 2020, Selasa (3/11). Namun razia kali ini berbeda dengan razia sebelumnya. Dimana razia kali ini, tidak memberikan sanksi tilang bagi pelanggar, tetapi hanya memberikan sanksi teguran saja.
Salah satu pengendara, Ahmad Sibawaeh yang tengah melintas mengaku, awalnya takut dengan Operasi Zebra Rinjani 2020 ini. Sebab masa pajak kendaraannya hampir habis.
“Ya lagi seminggu ini harus majak lagi. Tapi karena pakai masker dan bawa hand sanitizer, malah saya yang dapat hadiah,” ujarnya dengan nada sumringah.
Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko mengatakan, razia saat ini hanya memberikan pemahaman akan pentingnya tertib dalam berlalulintas. Dengan memberikan imbauan kepada pengendara tentang tata tertib dalam berlalu lintas, dan pentingnya penerapan protokol kesehatan.
“Bagi para pelanggar kita hanya berikan surat teguran saja, tapi kita tetap dicatat pelanggarannya,” beber Gde Caka saat ditemui di ruangannya, Selasa (3/11).
Ditambahkan, Satlantas Lotim juga berinovasi dengan memberikan apresiasi kepada pengendara yang tertib berlalu lintas dan menerapkan protokol kesehatan saat berkendara.
Apresiasi kepada pengendara yang tertib lalu lintas tersebut dengan memberikan helm dan juga masker gratis sebagai bentuk aplikasi sosialisasi pencegahan penularan Covid-19.
Dengan diberikannya apresiasi kepada pengendara sepeda motor tersebut, merupakan cara dari Satlantas Lotim untuk terus memberikan motivasi kepada pengendara lainnya agar tertib berlalu lintas. Caranya dengan melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm SNI, serta disiplin melaksanakan protokol kesehatan.
Operasi Zebra Rinjani 2020 sendiri digelar sampai 8 November 2020. Petugas hanya melakukan sosialisasi adaptasi kehidupan baru, untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. Mulai menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak dan tidak berkerumun. (*)
Tegakkan protokol kesehatan dengan #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan.







