GerbangIndonesia, Mataram – Momentum hari pahlawan ini banyak sekali pahlawan-pahlawan baru di tengah kita. Mereka adalah para petugas kesehatan yang selalu berusaha melindungi kita dari bahaya Covid-19, tentunya dengan resiko tinggi dan berpisah dari keluarga adalah pengorbanan yang sangat tinggi.
“Pahlawan baru yakni mereka adalah para tenaga kesehatan dengan cara memberikan pelayanan dengan resiko tertular sangat tinggi mereka berpisah dengan keluarga,” terang Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Selasa (10/11).
Mereka rela berpisah dengan keluarga dan menggunakan pakaian yang tentu saja tidak nyaman bagi diri maupun orang lain. Berpisah dengan keluarga berhari-hari adalah sebuah pengorbanan yang sulit bagi orang lain, namun tenaga kesehatan rela melakukan hal tersebut demi masyarakat.
“Pada saat bertugas, mereka di ruang karantina, mereka diisolasi selama lima hari tanpa bertemu keluarga, itulah bentuk pengorbanan yang telah diberikan oleh petugas kesehatan,” terangnya.
Petugas tracking pasien juga menjadi salah satu tugas yang sangat beresiko tinggi, karena tidak semua orang mau di-tracking, banyak kasus penolakan hingga pengusiran yang terjadi, namun tugas tersebut tetap dilaksanakan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Dokter Eka berharap Pandemi ini segera berakhir agar kegiatan masyarakat dan para tenaga kesehatan berjalan normal seperti biasa, bisa berkumpul dengan keluarga kembali. (*)
Tegakkan protokol kesehatan dengan #pakaimasker, #jagajarak, dan #cucitangan.







