GerbangIndonesia, Lotim – Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Timur bakal melakukan pencegatan bagi masyarakat Lotim yang hendak melakukan mudik ke luar pulau. Kepala Dishub Lotim, Purnama Hady mengatakan, Tim Satgas Covid-19 pusat, Kementerian Perhubungan dan Bupati Lotim juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk tidak mudik tahun ini. Baik untuk ASN maupun masyarakat yang ada di luar daerah.
“Kami tetap konsisten sesuai dengan instruksi pimpinan, sehingga bagi masyarakat yang hendak mudik keluar daerah kita akan cegat nanti,” tegas Purnama saat ditemui di kantornya, Senin (26/4).
Sedangkan bagi masyarakat dari daerah lain yang akan masuk ke Lotim secara bergerombolan, nantinya akan diminta balik ke daerahnya asalnya dan tidak dizinkan untuk mudik terlebih dahulu.
Kemudian untuk pelayanan di Pelabuhan Kayangan sendiri akan tetap dibuka. Akan tetapi pelayanannya akan diperketat dan dilakukan pembatasan. Kata dia, pada tanggal 6-17 Mei mendatang semua armada yang mengangkut penumpang distop.
“Nanti kita akan bekerjasama dengan ASD Pelabuhan Kayangan, untuk tetap melakukan penyekatan dan pembatasan. Jangan sampai terjadi gerombolan kerumunan massa itu yang kita hindari,” imbuhnya.
Ditegaskan Purnama, untuk masyarakat yang ingin mudik antar kabupaten yang ada di Pulau Lombok, dirinya tidak mempermasalahkannya selama masyarakat tersebut tidak bergerombolan dan berkerumunan.
“Kalau antar kabupaten saya rasa tidak ada masalah, tapi kalau masyarakat kita yang mau ke luar pulau kita akan cegat tidak boleh mereka keluar pulau,” pungkasnya, (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







