
GerbangIndonesia, Mataram – Sejak awal 2020 lalu, Pemprov NTB telah membuat teknologi menjadi sesuatu yang sangat penting untuk tetap dapat melakukan pelayanan terhadap masyarakat. Seperti halnya dengan keberadaan “NTB Care”, sebuah aplikasi dan fanpage Facebook untuk menyerap semua aspirasi masyarakat.
Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr Hj. Sitti Rohmi Djalilah menjelaskan, Pemprov NTB telah meluncurkan beberapa aplikasi agar komunikasi pemerintah dengan masyarakat. Aplikasi dan fanpage tersebut diharapkan dapat mendekatkan masyarakat dengan pemerintah daerah meski di masa pandemi.
“Jadi kami di NTB ada aplikasi namanya NTB Care. Di situ masyarakat bisa bicara apa saja, entah itu masukan, kemudian kritik, kemudian apa saja yang mereka keluhkan. Karena kami memang melihat masyarakat kita banyak sekali hal-hal yang ingin dia sampaikan kepada pemerintah tapi bingung mesti ngomong langsung ke mana,” ujarnya Umi Rohmi sapaannya.
Umi Rohmi menambahkan, dalam menjalankan aplikasi NTB Care ini pihaknya tidak bekerja sendiri.
“Kami harus berkoordinasi dengan seluruh kabupaten/kota karena eksekusinya ada di seluruh kabupaten/kota,” imbuhnya.
Selain NTB Care, tutur Umi Rohmi, Pemprov NTB juga mengembangkan aplikasi siaga bencana untuk mengedukasi masyarakat setempat mengenai potensi bencana yang ada di wilayah tersebut.
Selain itu juga terdapat aplikasi Lestari untuk memudahkan masyarakat NTB mengakses berbagai informasi seputar pengelolaan sampah.
“Kemudian ada beberapa event atau pertemuan seperti Jumpa Bang Zul-Umi Rohmi sebagai wadah pertemuan dengan masyarakat yang lebih banyak dilakukan secara virtual sejak pandemi Covis-19,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr Najamuddin Amy menambahkan, bahwa aplikasi dan fanpage NTB Care itu sangat bermanfaat bagi pemerintah, termasuk juga masyarakat. Masyarakat umum bisa aspirasinya melalui aplikasi yang ada diplaystore maupun melalui fanpage NTB Care.
“Misalnya di Facebook, tah saja NTB Care. Nanti kita (admin) mengklasifikasikan dulu. Oo ini masuk infrastruktur, ini masuk pelayanan publik, ini masuk kesehatan. Setelah itu nanti dishare ke admin atau operator NTB Care di masing-masing OPD,” jelasnya.
Mantan Karo Humas dan Protokol Setda NTB itu juga menegaskan bahwa operator NTB Care selalu menampung semua aspirasi masyarakat. Sebab saat ini sudah ada ruang khusus dalam pengelolaannya.
“Operator kami standby 24 jam,” pungkasnya. (abi)
Editor: Lalu Habib Fadli






