Kadis LHK Lotim, Zaidar Rohman. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Lombok Timur meluncurkan program Biopori untuk penanganan permasalahan sampah yang ada di Lotim. Program Biopori tersebut merupakan program yang sangat mudah untuk dilakukan oleh masyarakat.

Baca Juga: 5 Kandidat Klub Baru Lionel Messi usai Hengkang dari Barcelona

“Masyarakat hanya menyiapkan lubang tempat penampungan sampah. Tapi kita pilah dulu, mana sampah yang bisa diolah dan mana yang tidak,” ujar Kepala Dinas LHK Lotim, Zaidar Rohman kepada Gerbang Indonesia, Sabtu (7/8).

Kata dia, sejauh ini pihak LHK sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penaganan dan pengelohanan sampah. Seperti dalam kegiatan PKK dan beberapa kegiatan masyarakat lainnya.

Guna mengoptimalkan penanganan sampah di Lotim, dirinya berharap kepada semua  desa di Lotim bisa melakukan program tersebut.

“Program ini merupakan langkah kita, tapi kita juga berharap semua desa melakukannya. Sebab pengelolaan sampah tidak bisa selesai hanya dari pemerintah kabupaten saja,” katanya.

Program tersebut, lanjut Zaidar sebenarnya sudah ada sejak dahulu. Hanya saja istilah Biopori hanya istilah baru. Sedangkan untuk alat Biopori, sangat murah namun bisa digunakan dalam jangka waktu panjang dan berulang-ulang.

Baca Juga: “Konser Amal Indonesia Tangguh” Medali Olimpiade Tokyo 2020 Turut Dilelang

“Ini juga langkah kita mendukung program Zero Waste Provinsi NTB,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here