GerbangIndonesia, KSB – Guna memastikan keamanan dan kelancaran kegiatan, Polres Sumbawa menerjunkan 256 personil gabungan untuk melaksanakan pengawalan dan pengamanan kegiatan kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam, Kamis (14/10). Diketahui, Mensos Risma terbang ke Sumbawa dalam rangka peninjauan realisasi penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat di Kabupaten Sumbawa.
Baca Juga: HK Endurance Challenge Diprediksi Sukses, 100 Peserta Dari Lima Benua Siap Ramaikan Lombok
Kapolres Sumbawa, AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK., saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi, S.Sos mengatakan, personel pengamanan disebar dan disiagakan di beberapa titik lokasi. Baik yang akan dilewati dan yang akan dikinjungi oleh Mensos.
“Personel disebar dibeberapa titik diantaranya di Bandara Sultan Kharuddin, Hotel Grand Samawa, Toko Riska di Dusun Batu Nisung Desa Pamulung Kecamatan, Toko UD. Wahyu Desa Sering Kecamatan Unter Iwes Labuhan Badas serta pengamanan jalur di sepanjang rute yang dilewati rombongan,” Terangnya.
Kasi Humas juga mengatakan selain mengamankan lokasi yang dikunjungi, petugas juga berkoordinasi serta mengimbau kepada panitia dan warga setempat yang akan dikunjungi untuk wajib dan disiplin protokol kesehatan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk memastikan agenda kunjungan kerja menteri di Kabupaten Sumbawa berjalan aman. Selain itu, mencegah gangguan keamanan terhadap pejabat negara.
Baca Juga: Soal Calon Sekwil NasDem NTB, TGH Fauzan: Santai, Jangan Tegang!
Di hari sebelumnya, Rabu (13/10), Mensos Risma berkunjung ke Kabupaten Lombok Timur. Saat berada di Lombok Timur, Mensos Risma sempat cekcok dengan aktivis mahasiswa di Lombok Timur. Video itu pun viral di sosial media. Peristiwa tersebut diketahui terjadi saat penyambutan Risma di Desa Tete Batu Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur. Saat itu, Risma disambut protes aliansi mahasiswa lataran diduga adanya kepala desa dan tenaga kesejahteraan sosial di daerah yang diduga terlibat menjadi supplier Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). (abi)
Editor: Lalu Habib Fadli






