
GerbangIndonesia, Lotim – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno optimistis Desa Tetebatu, Kecamatan Sikur, Lombok Timur bisa menang dalam ajang Best Tourism Village yang digelar UNWTO.
Baca Juga: Pengurus DPW Partai NasDem NTB Dilantik, Waketum: NasDem Partai Pemenang di NTB
“Saat ini kita tengah meyiapkan tiga dokumen utama. Ajang UNWTO ini ajang lintas dunia, jadi kita harus persiapkan betul-betul matang dengan lintas sektoral. Baik Pemkab dan Pemdes. Kita harus menang!” ucap Sandiaga Uno dalam Kunker peninjauan vaksinansi di Labuhan Haji, Jumat (5/11).
Kata dia, penilaian ajang tersebut akan dimulai pada awal tahun 2022 mendatang. Sehingga dirinya bersama pihak terkait akan melakukan evaluasi pada Desember mendatang untuk mematangkan persiapan dalam penilaian ajang tersebut.
“Untuk itu kami mohon bantuan dari semua masyarakat agar Tetebatu bisa mewakili Indonesia di kancah Dunia,” pintanya.
Dikatakannya pula, program yang tengah dipersiapkan untuk Lotim sendiri ialah program pengendalian Covid-19. Yakni percepatan vaksinasi tracking dan penetapan protokol kesehatan dan beberapa persiapan yang menyangga desa wisata super prioritas.
Dirinya berharap Pemkab Lotim bisa aktif melakukan rencana kunjungan ke beberapa destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Kita juga harap dengan terselenggaranya WSBK ini bisa membukan lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya dan ekonomi kita bisa bangkit,” katanya.
Sementara itu, anggota DPR RI, HM Syamsul Luthfi yang ikut hadir dalam rombongan sangat mengapresiasi penahanan Covid-19 yang dilakukan oleh Pemkab Lotim. Menurut dia, keberhasilan penahanan Covid-19 di provinsi NTB tergantung dari Lotim.
“Karena Lotim ini paling padat penduduknya, jadi keberhasilan Provinsi NTB tergantung dari Kabupaten Lotim. Alhamdulillah capaian vaksinasi di Lotim Sudah lebih dari 60 persen. Kesadaran masyarakat Lotim untuk vaksin juga sudah berjalan dengan baik,” ucap mantan Wakil Bupati Lotim itu.
Dirinya juga berharap, semua program dari Kemenparekraf di Lotim bisa ditindaklanjuti dan menjadikan Desa Tetebatu bisa menang dalam ajang Best Tourism Village nantinya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Lotim, HM Juaini Taufiq mengatakan, capaian vaksinasi dosis pertama di Lotim sudah mencapai 60 persen. Sehingga beberapa peren lagi Lotim bisa mencapai target herd immunity 70 persen.
“Alhamdulillah lokasi vaksinasi tepat dipilih di Labuhan Haji, karena dari 21 kecamatan ada 4 kecamatan yang belum mencapai 60 persen diantaranya Labuhan Haji ini,” ungkapnya.
Baca Juga: Test Drive Sirkuit Mandalika, Menko Airlangga: Luar Biasa, Sangat Indah!
Dirinya berharap, dengan Kunker Kemenparekraf tersebut bisa meningkatkan capaian vaksinasi di Labuhan Haji dan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di Labuhan Haji di masa yang akan datang. (abi)
Editor: Lalu Habib Fadli







