
GerbangIndonesia, Lotim – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Barat mengaku kagum dengan keberhasil BAZNAS Lotim dalam pengumpulan Zakat, Infaq dan Sadaqoh (ZIS) selama ini. Sehingga hal tersebut yang mendasari pihak BAZNAS Lobar melakukan studi banding ke BAZNAS Lotim, Rabu (26/1).
Baca Juga: Waw… FC Barcelona Bakal Bikin Sekolah Bola di NTB, Begini Konsepnya..
Ketua BAZNAS Lombok Barat, TGH. M Taisir Al-Azhar mengatakan, dirinya merasa kagum melihat keberhasil BAZNAS Lotim dalam mengumpulkan ZIS dari para muzakki dengan jumlah yang sangat fantastis. Jika dibandingkan dengan BASNAZ Lobar kata dia, hanya bisa mengumpulkan ZIS sebanyak Rp 550 juta lebih pertahun.
“Acara ini sebagai bagian untuk memperkuat jalinan kerjasama dan sekaligus untuk mendapatkan pengetahuan terkait sistem yang berjalan selama ini di BAZNAS Lotim,” jelasnya TGH. M Taisir.
Dirinya mengakui, pengurus BAZNAS Lobar baru dilantik 2021 lalu. Sehingga aktivitas di BAZNAS Lobar belum berjalan maksimal. Ditambah dengan kantor BAZNAS Lobar saat ini masih numpang di salah satu kantor dinas.
Kata dia, BAZNAS Lobar menergetkan pengumpulan zakat dari para ASN sebanyak Rp 7 miliar. Namun setelah diitung target ZIS hanya mencapai Rp 6,6 miliar. Hasil itu diitung dengan jumlah pengumpulan Rp 550 juta perbulan.
Selain itu, untuk mengumpulan ZIS di Lobar, pihaknya akan menyasar sejumlah objek-objek yang dinilai berpotensi untuk memberikan ZIS. Dirinya juga mengakui, tujuan studi banding itu sekaligus untuk mendengarkan pemaparan dari BAZNAS Lotim terkait peranserta Pemda dalam pengumpulan ZIS.
“Kami juga ingin mendapatkan penjelasan apa saja target yang dibebankan BAZNAS Lotim ketika Pemda Lotim turut serta dalam kebijakan yang dikeluarkan. Sehingga kami lebih maskimal dalam mendorong pencapaian target yang dibebankan,” katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Lotim, Ismul Bashar mengungkapkan strategi yang diterapkan BAZNAS Lotim sehingga hasil pengumpulan zakat dan infaq jumlahnya cukup besar.
“BAZNAS Lotim tahun 2021 bisa mengumpulkan zakat dan infaq sebesar Rp 14,3 miliar. Tahun 2022 ini, ditargetkan sebesar Rp 20 miliar,” ujar Ismul Bashar.
Ia meyebutkan, seiring berjalannya waktu, capaian ZIS yang berhasil dikumpulkan BAZNAS Lotim sangat signifikan. Dari jumlah yang didapatkan sebelumnya yang didapatkan sebanyak Rp 7 miliar menjadi Rp 14 miliar.
Dijelaskannya pula, dalam pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan ZIS, BAZNAS Lotim melibatkan seluruh potensi yang ada ditubuh BAZNAS Lotim. Hal itu dilakukan dalam rangka pengentasan kemiskinan.
“BAZNAS Lotim mendorong Koordinator Kecamatan (Korcam) dalam Pengumpulan ZIS. Ini dilakukan untuk mempercepat pengumpulan dan pendistribusian kepada mustahiq dan muzakki di 21 kecamatan,” jelasnya.
Ia meyebutkan, pada bulan Ramadan tahun lalu, BAZNAS Lotim berhasil mengumpulkan ZIS sebanyak Rp 3 miliar. Dengan jumlah tersebut telah mencapai target yang sudah ditetapkan.
Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB
“Trust atau kepercayaan menjadi modal utama sesuai desain distribusi dibangun BAZNAS Lotim selama ini. Sehingga para donatur baik dikalangan pengusaha, masyarakat bahkan ASN tidak ragu menjadi muzakki,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







