
Gerbangindonesia, Lombok Utara – Pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) menyiapkan ribuan paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat Lanjut Usia (Lansia). Sembako tersebut berupa beras, minyak, mie, yang akan disalurkan sebelum memasuki bulan ramadan. Demikian diungkapkan Kepala Dinsos P3A KLU Faturrahman, Rabu (30/3).
Baca Juga: Mengurai BENANG MERAH MotoGP Mandalika, Mulai dari Harga Hotel Sampai Buruknya Transportasi
Menurutnya, beras tersebut sebelumnya sudah dibeli dengan menggunakan anggaran Dana Transfer Umum (DTU) pemerintah pusat senilai Rp 2,4 miliar. Setelah dibagi kesejumlah komponen, maka diketahui ada sekitar kurang lebih 2 ribu paket sembako akan disiapkan. Lansia merupakan bagian standar pelayanan minumum oleh kemensos maka tak ayal setiap tahun program tersebut terus digalakan oleh pemerintah hingga ke daerah.
“Setelah dibagi kelompok komponen ada sekitar beras 8 kg, telur, dan minyak goreng. Karena ini lansia bagian dari standar pelayanan minimum. Rencananya awal puasa akan disalurkan,” ungkapnya.
Data penerima sudah selesai pihaknya sebelumnya telah melakukan verifikasi dengan menindaklanjuti data dari desa. Bantuan tersebut akan menyasar sejumlah lansia di masing-masing desa yang jumlahnya sekitar 43 desa se-Lombok Utara. Masyarakat lansia yang ada di desa definitif baru pun juga tidak lepas dari sasaran bansos sembako tersebut.
“Nama-nama sudah ada hasil dari tim verifikasi tingkat desa sudah kita terima dan semua desa tercover itu berarti sekitar 193 orang tiap desa yang akan terima bantuan,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos P3A Nisanim menjelaskan, tercatat ada 1.496 data lansia yang akan menerima bantuan itu. Rinciannya yaitu Kecamatan Pemenang 310 orang, Bayan 300 orang, Kecamatan Tanjung sebanyak 304 orang, Kecamatan Kayangan 300 orang dan Kecamatan Gangga sebanyak 282 orang. Namun, setelah lansia pihaknya juga akan memberikan bantuan terhadap penyandang disabilitas, anak terlantar, dan anak paca eks trauma.
“Nanti akan diberikan langsung di kantor desa. Untuk di Kecamatan paling hanya diserahkan simbolis saja, ini akan diberi selama 10 bulan,” jelasnya.
Adapun data penyandang disablitas yang akan menerima bantuan serupa, yaitu sebanyak 281 orang. Rinciannya, Kecamatan Pemenang sebanyak 51 orang, Kecamatan Tanjung 60 orang, Kecamatan Gangga 50 orang, Kecamatan Kayangan 70 orang, dan Kecamatan Bayan sebanyak 50 orang. Dan data anak terlantar yang akan diberi bantuan sebanyak 500 orang rinciannya, Kecamatan Pemenang 67 anak, Tanjung 110 anak, Gangga 101 anak, Kayangan 120 anak, dan Bayan sebanyak 102 anak.
Baca Juga: Hujan di Sirkuit, Pawang Hujan Bilang Permintaan dari Pembalap!
“Yang sudah mendapat bantuan kemarin tidak bisa dapat lagi, kecuali di desa itu tidak ada dapat calon penerima pengganti yang baru. Kita mengacu dalam data DTKS dan untuk disabilitas dan anak terlantar mungkin menyusul setelah lansia ini,” pungkasnya. (iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







