Satpol PP Lotim saat melakukan operasi yustisi petasan di salah satu pasar Tradisional di Lotim. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Lombok Timur kembali melakukan Operasi Yustisi khususnya menyasar petasan dengan daya ledak tinggi dan rumah makan yang buka di siang hari di sejumlah pasar tradisional.

Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Lotim Sunrianto menyampaikan Operasi Yustisi tersebut merupakan operasi keempat kalinya yang dilakukan selama bulan Ramadan di lokasi berbeda-beda.

“Jadi operasi ini dalam rangka Perda No. 4 Tahun 2007 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum, terlebih pada bulan suci Ramadan ini. Kami ingin masyarakat tenang dalam menjalankan ibadah puasa tanpa adanya suara petasan,” ungkap dia, Selasa (26/4).

Adapun lokasi pertama yang disasar ialah Pasar Tradisional Sakra, dan berhasil ditemukan barang bukti berupa 4 Kotak petasan merk Raja Kaget dan 5 buah petasan merk Raja Kaget, 1 buah petasan merek Romancandle, 1 kotak petasan merk Rajawali, 1 kotak petasan merk Hercules, 1 kotak SK 007, 1 buah petasan merk Gatot Kaca dan 1 buah merk Wistling Thander.

Selain itu, di tempat yang sama ditemukan juga sebanyak 12 nasi bungkus, 1 panci kecil nasi yang sudah siap saji. Nasi bungkus ini bebas diperjualkan pada bulan suci Ramadan 1443 H.

“Selanjutnya sekitar Pukul 10.40 Wita kami menuju Pasar Tradisional Montong Beter Rensing Sakra Barat. Di sana kami temukan 5 buah petasan merk Raja Kaget,” jelasnya.

Lokasi selanjutnya yang disambangi ialah Pasar Tradisional Keruak dan berhasil menemukan barang bukti berupa 2 buah petasan merek Gatot Kaca.

Adapun BB petasan yang berhasil ditemukan langsung disita. Sedangkan warung yang kedapatan menjual nasi bungkus pada siang hari diberikan surat teguran.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

“Petasan yang diamankan ini khusus Petasan yang mempunyai daya ledak tinggi atau besar. BB-nya sudah kami amankan di kantor,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here