Bupati Lombok Utara beserta bupati lainnya saat menerima penghargaan Inagara award belum lama ini. FOTO PROKOPIM KLU/GERBANG INDONESIA

Gerbangindonesia, Lombok Utara – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) belum lama ini diberikan penghargaan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). Penghargaan tersebut adalah Inagara award yang tak lain Lombok Utara merupakan daerah yang progresif menelurkan sejumlah program inovasi dari berbagai kabupaten dan kota lainnya. Hal ini terungkap saat siaran pers yang dilakukan pemerintah daerah dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, Selasa (16/8) di ruang rapat sekretariat daerah.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu mengungkapkan, INAGARA Award 2022 merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan LAN Republik Indonesia. Launching laboratorium inovasi pemda periode 2021-2022 merupakan salah satu inovasi yang berhasil menyabet penghargaan tersebut. Daerah yang ia pimpin dianggap berhasil mengembangkan inovasi pelayanan di daerah. Melalui inovasi pemerintah daerah berupaya menghadirkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara-cara baru.

“Sesuai RPJMD kita ada visi misi KLU bangkit menuju kabupaten yang inovatif sejahtera dan religius. Berdasarkan ini kita susun itu jadi pedoman dasar pimpinan OPD untuk kumpulkan inovasi program yang dilaksanakan di masing-masing dinas,” ungkapnya.

Dijelaskan, LAN memiliki program dengan laboratorium inovasi sekitar 215 daerah kabupaten/kota yang sudah menjalin MoU dengan LAN untuk mengembangkan inovasi. LAN menetapkan beberapa kriteria dalam memilih daerah yang masuk ke dalam nominasi penerima penghargaan Inagara. Di antaranya, telah melaunching inovasi, melakukan upaya-upaya disemninasi inovasi, seperti lomba inovasi dan melakukan pendampingan secara intens kepada perangkat daerah.

“Hasil pendampingan LAN terhadap seluruh OPD di Kabupaten Lombok Utara menghasilkan 71 ide inovasi yang telah launching pada tanggal 13 Oktober 2021,” jelasnya.



Penghargaan ini tentunya akan menjadi motivasi bersama untuk terus berinovasi membangun daerah sebagaimana visi kepala daerah. Ide-ide inovasi itu pula sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan daya saing daerah Lombok Utara. Orang nomor satu di KLU ini mengakui, dalam implementasi inovasi itu tentu tidak bisa semua sempurna, kendati daerah secara bertahap tengah memperbaiki satu persatu apa yang menjadi catatan sehingga kedepan program yang ada di dinas bisa dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat.

“Pemerintah kita terus berkomitmen tinggi dengan pelaksanaan inovasi yang ada, hal ini dibuktikan dengan dukungan anggaran inovasi pada tahun 2022 ini sejumlah Rp 438.000.000 yang tersebar di beberapa OPD,” simpulnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan menambahkan, inovasi yang sudah berjalan ini tentu harus terus di monitoring dan evaluasi. Dibutuhkan penyempurnaan dan continuitas sehingga program bisa dirasakan betul. Namun, hal itu juga tidak semudah membalikan telapak tangan, salah satunya mengenai masalah sampah di pariwisata. Ini masih menjadi PR bagi pemerintah daerah sehingga kedepan wisatawan yang datang tidak lagi mengeluhkan mengenai kondisi tersebut.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

“Saya rasa semua (inovasi) kita sudah berjalan namun tentu harus ada penyempurnaan. Ini tugas kita semua bagaimana komitmen kita bersama agar terus membangun daerah kita,” pungkasnya. (iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here