Gubernur NTB Kunjungi Ponpes Baiturrahim Kabar, Begini Pesannya..


GerbangIndonesia, Lotim – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr Zulkieflimansyah, SE, MSc melalukan silaturahmi sekaligus dirangkaikan dengan pengajian bulanan di Pondok Pesantren Baiturrahim Kabar, Kamis (10/8).

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Selain dihadiri Gubernur NTB, turut hadir bersama rombongan Kepala Dinas Sosial NTB, Dr H Ahsanul Khalik dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, wali santri, masyarakat setempat dan tokoh agama.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Baiturrahim Kabar, Muhammad Khotam Zam Zami SH MH dalam sambutannya menceritakan sejarah singkat pembangunan Ponpes Baiturrahim dan sepak terjangnya selama kepemimpinannya.

“Sebelum berdirinya Ponpes ini, almarhum Ayahanda kami sebelumnya memulaikanya dengan membangun majelis taklim yang diberi nama Majelis Taklim Baiturrahim,” tuturnya.

Pembangunan pondok pesantren itu dimulaikan dengan memodalkan dana hanya sebesar Rp 30 juta yang bersumber dari dana pensiunan almarhum Ayahandanya.

Saat itu, lanjut Zam Zami, pembangunan Ponpes Baiturrahim dimulai dari Madrasah Tsanawiyah (MTs), kemudian pada tahun berikutnya disusul dengan pembangunan Madrasah Aliah (MA). Kemudian tahun berikutnya terbangun Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan disusul oleh Raudatul Atfal (RA) pada tahun berikutnya.

“Pada lima tahun pertama keberadaan Ponpes ini memang diakui oleh masyarakat sekitar bisa mencetak generasi-generasi yang luar biasa pada saat itu,” imbuhnya.

Kala itu sambung pria yang kerap disapa Ustaz Ami itu, jumlah siswa Ponpes Baiturrahim hanya beberapa orang saja perkelasnya. Namun seiring berjalannya waktu jumlah siswa Ponpes Baiturrahim terus bertambah.

“Alhamdulillah sekarang ini siswa kita sudah ratusan, sampai kami tidak bisa menampungnya sehingga terpaksa ruang belajar itu kami sket agar anak-anak bisa kami tampung,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah menyampaikan bahwasanya pimpinan ponpes harus selalu mengupgrade kemampuannya dan keilmuannya. Jangan hanya mempelajari satu ilmu saja.

“Jangan hanya baca buku yang itu-itu saja, silakan terus belajar,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar Ponpes-Ponpes di NTB jangan hanya terfokus untuk membangun pisik saja, namun lupa untuk membangun pengetahuan para santrinya.

“Jangan sampai kita hanya fokus ke membangun fisik saja, tapi anak-anak kita tidak bisa matematika, tidak bisa kimia, ilmu agama dan ilmu lainnya,” serunya.

Dalam kesempatan itu pula Dr Zul mendorong anak-anak NTB untuk mengejar beasiswa ke luar Negeri yang telah disipkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

“Sengaja kita sekolahkan anak-anak NTB ini ke luar negeri karena anak NTB ini pinter-pinter semua,” katanya bangga.

Baca Juga: Kisah Perjuangan Mendatangkan MotoGP Kembali ke Indonesia, Setelah Absen 25 Tahun

Dr Zul juga berjanji akan membangunkan ruang kelas untuk santri Ponpes Baiturrahim yang saat ini sedang kekurangan ruangan belajar. Sehingga para santri merasa nyaman dan aman dalam belajar. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here