
GerbangIndonesia, Asahan – PT. Socfindo memberikan bantuan beberapa alat resusitasi kepada Klinik Pratama Socfindo.
Baca Juga: Ternyata Indonesia Awalnya Bersaing dengan Meksiko dan Brazil, ITDC: Ezpeleta Pilih Mandalika
Bantuan tersebut untuk membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir serta stunting di Kabupaten Asahan.
Hal tersebut disampaikan Manager Socfindo Aek Loba Dasit Situmorang di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Rabu (23/11/2022).
“Kita berharap bantuan yang di berikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi baru lahir di Kabupaten Asahan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kasi Yankes Rujukan Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan Nita Mairini mengatakan, bantuan yang diterima ini nantinya akan dipergunakan sesuai dengan fungsinya.
Kemudian, District Coordinator USAID Momentum Kabupaten Asahan Nasril Lubis mengatakan, keterlibatan sektor swasta dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi diprakarsai oleh USAID Momentum.
“Suatu proyek yang didanai oleh Pemerintah Amerika Serikat, yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di Indonesia,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan, upaya pelibatan sektor swasta ini dimulai dengan kegiatan lokakarya pada bulan Mei 2022.
“Beberapa perusahaan milik BUMN dan swasta yang mayoritas bergerak di bidang perkebunan, dilibatkan. Dipaparkan pula bahwa upaya penurunan kematian tersebut merupakan beban dan kewajiban seluruh stakeholder, sehingga diharapkan pihak swasta juga ikut membantu upaya pemerintah dalam kegiatan tersebut,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, dari hasil pertemuan inisiasi tersebut, ada 2 sektor swasta yang telah memberikan respons, seperti PT. Socfindo dengan bantuan alat resusitasi dan lembaga zakat Lazismu milik organisasi Muhammadiyah menyediakan layanan ambulance gratis untuk rujukan maternal dan neonatal.
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan Syamsuddin mengapresiasi bantuan yang diprakarsai oleh USAID Momentum tersebut.
Ia juga menyampaikan, penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Asahan bukan hanya tugas Pemkab Asahan saja, namun merupakan tugas bersama.
Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB
“Dengan adanya bantuan yang diberikan dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Asahan, sehingga kematian ibu dan anak di Kabupaten Asahan dapat berkurang,” pungkasnya. (*)
Kontributor Sumut: Immanuel Situmorang
Editor: Lalu Habib Fadli






