Sepatu lari. FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Jakarta – Memilih sepatu lari yang tepat merupakan hal krusial sebelum memulai olahraga lari. Pasalnya, hal itu menentukan kenyamanan saat bergerak fisik dan dapat menghindarkan seorang pelari dari cedera.

Baca Juga: Isu Penculikan di Narmada Ternyata Hoaks, Polisi Sebut Penyebarnya Harus Ditangkap

Memilih sepatu lari yang tepat bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai tipe, model, dan merek Mens on Running Shoes sepatu lari pria di pasaran yang pastinya membuat Anda bingung memilihnya.


Agar Anda tidak kebingungan dan pilihan yang Anda ambil tepat, tips memilih sepatu lari yang tepat berikut ini bisa jadi panduan.


Tips Memilih Sepatu Lari yang Nyaman dan Aman:


1. Pilih yang Bantalannya Empuk
Tips pertama dan utama dalam memilih sepatu lari yang tepat adalah pilih yang memiliki bantalan empuk. Hal ini untuk memberikan sensasi berlari di atas ‘awan’ pada kaki sehingga lari menjadi lebih ringan dan nyaman.


2. Sesuaikan dengan Berat Badan
Untuk Anda yang memiliki berat badan di atas rata-rata, sebaiknya memilih sepatu lari yang memiliki bantalan lebih tebal dari sepatu pada umumnya. Sebab, semakin besar bobot tubuh Anda, semakin besar pula benturan yang perlu diredam oleh bantalan sepatu lari demi memberikan kenyamanan dan keamanan pada kaki.


3. Periksa Kelenturan Sepatu
Tips berikutnya adalah memeriksa kelenturan sepatu. Sebelum memilih sepatu lari yang tepat, periksalah titik lentur sepatu atau titik di mana sepatu menekuk saat digunakan berlari. Tujuannya adalah untuk menghindari Anda dari memilih sepatu yang kaku yang berpotensi membuat kaki kram dan bahkan cedera. Cara yang dapat Anda lakukan adalah menekan dengan lembut sepatu lari dengan dua tangan, atau dapat juga membuat sepatu seolah berjinjit untuk melihat kelenturannya.


4. Pertimbangkan Bentuk Kaki
Hal yang tidak kalah pentingnya adalah mempertimbangkan sepatu lari dengan bentuk kaki. Secara umum, bentuk kaki digolongkan ke dalam 3 kategori, yaitu:
● Over Pronation. Kondisi di mana telapak kaki miring ke arah dalam.
● Under Pronation. Kondisi di mana telapak kaki miring ke arah luar.
● Normal Pronation. Kondisi di mana telapak kaki normal menapak pada permukaan.
Untuk memeriksa bentuk kaki Anda, dapat dengan membasahi kaki lalu menapak di permukaan karton. Dengan begitu, Anda dapat melihat kemiringan kaki Anda.
Dengan memilih sepatu lari yang tepat menyesuaikan bentuk kaki, dapat mendukung pijakan kaki sehingga berlari menjadi lebih kencang dan nyaman.


5. Jangan Pilih Sepatu yang Terlalu Pas
Sepatu dengan ukuran lebih besar mampu meminimalisir resiko kelecetan pada area sekitar kaki. Selain itu, sepatu dengan ukuran lebih besar juga dapat memberi ruang yang cukup bagi kaki untuk bergerak lebih nyaman saat berlari.
Anda disarankan untuk memilih sepatu lari dengan ukuran setengah lebih besar dari ukuran sepatu Anda biasanya. Di samping itu, Anda juga perlu mempertimbangkan lebar sepatu agar lebih nyaman saat berlari.


6. Pilih Sepatu pada Sore Hari
Waktu memilih sepatu juga harus tepat. Idealnya, Anda memilih sepatu pada sore hari karena pada saat tersebut kaki telah mengembang secara maksimal setelah beraktivitas seharian. Hal ini dapat meminimalkan resiko memilih sepatu yang kekecilan.


7. Coba Selama Beberapa Menit
Untuk lebih meyakinkan bahwa sepatu yang Anda pilih sudah tepat, cobalah memakainya selama beberapa menit dengan melakukan gerakan-gerakan tertentu, seperti berjalan kaki atau jogging. Pastikan Anda merasa cocok dan nyaman sejak awal memakainya.
Jika ternyata sepatu tersebut terasa kaku atau kekecilan saat Anda kenakan, maka baiknya Anda mencoba sepatu lainnya yang lebih nyaman.


8. Sesuaikan dengan Medan Lari
Terakhir, sesuaikan tipe sepatu lari dengan medan yang akan Anda tempuh. Ada tiga jenis medan lari yang biasanya ditempuh oleh pelari, yaitu sepatu lari jalan raya (road running shoes), sepatu lari lintas alam (trail running shoes), dan sepatu lari cross-training.
Sepatu lari jalan raya atau road running shoes merupakan tipe sepatu lari paling umum yang banyak digunakan oleh pelari. Karena itu, banyak orang merujuk sepatu lari sebagai sepatu jenis ini.


Sepatu lari jalan raya biasanya memiliki bobot yang ringan, fleksibel, dan memiliki bantalan yang empuk sehingga mampu meredam benturan saat digunakan di permukaan aspal.
Sedangkan sepatu lari lintas alam atau trail running shoes, adalah sepatu lari yang didesain khusus untuk trek turun-naik bukit yang pada lintasannya terdapat permukaan berlumpur, berbatu, berumput, dan berakar. Sepatu jenis ini memiliki sol anti-slip dan dibuat dengan bahan khusus untuk menjaga kestabilan pelari dan melindungi kaki dari benturan dengan benda luar yang keras.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Adapun sepatu cross-training, adalah tipe sepatu lari yang paling cocok digunakan di tempat gym atau di dalam ruangan. Sol dari sepatu lari tipe ini dibuat cukup tebal untuk menjaga keseimbangan pelari dan memberikan kenyamanan saat digunakan di treadmill.
Itulah beberapa tips untuk Anda yang sedang ingin mencari sepatu lari yang tepat dan aman untuk kaki. Jika Anda masih bingung menentukan merek apa yang cocok untuk sepatu lari Anda, Anda bisa cek berbagai merek sepatu lari terbaik dengan harga terjangkau di Blibli.
Ada cashback dan gratis ongkir berkali-kali yang bisa Anda dapatkan jika beli sepatu running dan sepatu olahraga lainnya di Blibli.com. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here