Kepala DP3AKB Lombok Timur H Ahmat. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Dinas Pemberdayaan Perempuan Pelindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lombok Timur (Lotim) berharap program Bakti Stunting tidak hanya sekadar launching-launching saja, namun ada tindak lanjut dan pengawasan dari program tersebut.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

Kadis DP3AKB Lombok Timur H Ahmat mengatakan, dengan adanya tim Pendamping Keluarga (PPK) yang ada di masing-masing kecamatan dan desa diharapakan bisa juga mengawasi bantuan sosial bakti stunting tersebut agar bisa tepat sasaran.

“Dengan adanya 3 ribu PPK di kecamatan itu nantinya yang akan mengawal telur ini, supaya betul-betul nyampe kepada sasaran,” ujarnya kepada media, Senin (05/06/2023).

Keberadaan PPK yang ada di masing-masing desa ini juga kata dia, diharapakan bisa melakukan pengawasan agar bantuan-bantuan tersebut tidak dijual lagi ke pasar. Sebab selama ini kata dia, banyak bantuan BPNT yang dijual kembali oleh KPM ke pasar-pasar, padahal bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat untuk dikonsumsi sendiri.

“Jangan sampai telur itu yang dimakan oleh si anak itu hanya satu butir saja kemudian sisanya itu dikonsumsi oleh orang tuanya atau malah dijual. Kami berharap jangan sampai begitu,” pintanya.

Untuk pengumpulan telur ini, pihaknya telah bekerjasama dengan Dikbud Lombok Timur. Dimana masing-masing siswa yang akan lulus diminta mengumpulkan satu butir telur. Setelah telur-telur itu terkumpul maka selanjutnya akan diserahkan ke masing-masing kecamatan untuk di distribusikan ke desa.

Dirinya menekankan agar bakti sunting ini bukan hanya sekadar launching saja, namun bagaimana memastikan bantuan itu bisa tepat sasaran sehingga apa yang telah dihajatkan dalam hal ini mengatasi stunting bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

“Dengan adanya 3 ribu PPK ini, kami harap bantuan ini bisa diawasi sehingga bisa tepat sasaran tidak seperti BPNT,” pungkasnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here