
Gerbangindonesia, Mataram – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Lombok Utara (KLU) diberikan bimbingan teknis (Bimtek). Pelatihan tersebut terkait penguatan peran dan tugas pokok serta fungsi (Tupoksi) BPD didalam pembangunan suatu desa.
Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43
Acara yang diselenggarakan di Hotel Puri Indah Mataram, Rabu (04/10/2023) tersebut dihadiri langsung Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, Kapolres Lotara AKBP Didik Putra Kuncoro, Kadis DP2KBPMD, Kabag Prokopim, Ketua Akad, serta Ketua Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) KLU.
Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu mengungkapkan, dirinya salut dengan diselenggarakannya Bimtek BPD se-Kabupaten Lombok Utara ini. Menurutnya, BPD merupakan mitra kerja Kepala Desa (Kades) dan pihaknya menginginkan dengan peningkatan kapasitas ini kedepan bisa membangun daerah dari tingkat desa.
“Jika persepsi desa dan kabupaten itu sudah sama, maka akan terjadi percepatan pembangunan,” ungkap Djohan.
Djohan menegaskan, di dalam membangun suatu daerah tidak boleh dilakukan sepihak, tentu membutuhkan sinergi semua pihak baik dari tingkat bawah (Desa dan BPD) menuju ke tingkat kabupaten.
“Mudah-mudahan dengan pemahaman yang diberikan ini akan mudah dipahami oleh Desa dan BPD karena bagaimanapun tidak bisa suatu daerah dibangun sepihak tetapi semua pihak harus terlibat di dalam pembangunan tersebut,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) KLU Sutarjo menjelaskan, Bimtek kepada para BPD se-KLU ini tidak cukup dilakukan hanya satu kali setiap tahun, karena memang tugas dan fungsi BPD ini cukup strategis, selain itu, dalam struktur BPD sekarang ini sekarang banyak di isi orang-orang baru.
“Ketua ketua dan para anggota ini sekarang 80 persen orang baru sangat perlu di Bimtek dengan latar belakang, disiplin ilmu mereka,” jelasnya.
Sutarjo mengatakan, Bimtek akan dilangsungkan selama 3 hari, mulai hari ini sampai tanggal 7 nanti dan di ikuti oleh tiga unsur yakni unsur ketua, wakil ketua dan sekertaris.
“Pesertanya sekitar 129 orang dari 43 desa se Kabupaten Lombok Utara dari berbagai elemen ketua dan perangkatnya, ini berlangsung selama 3 hari,” katanya.
Sutarjo menambahkan, dalam bimtek kali ini yang paling urgen itu mereka akan diberikan pemahaman terkait tugas dan fungsi BPD, tentang bagaimana tata cara penyusunan APBDes, pengawasan terhadap kinerja kepala desa serta terkalit laporan BPD.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024
“Ini juga sangat penting dipahami tentang bagaimana cara menyalurkan aspirasi masyarat dan tata cara musyawah desa,” pungkasnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli






