Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Federasi Kempo Indonesia (FKI) di aula Kanwil Kemenkumham NTB, Senin (26/02/2024). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Olahraga Kempo merupakan teknik bela diri yang sangat dibutuhkan oleh setiap petugas permasyarakatan Imigrasi yang dapat digunakan sebagai tameng perlindungan diri pada saat bertugas. Hal itu diungkapkan Kakanwil Kemenkumham NTB Parlindunga pada giat penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Federasi Kempo Indonesia (FKI) di aula Kanwil Kemenkumham NTB, Senin (26/02/2024).

Baca Juga: Nikahi Wanita Sumbawa, Pria Asal Malaysia Ditangkap Pihak Imigrasi Lantaran Menyalahi Izin Tinggal

Kerjasama yang akan dilaksanakan kedepannya adalah berupa bimbingan teknis dan pelatihan kempo bagi pegawai Kemenkumham NTB.

“Untuk diketahui bahwa Ketua Federasi Kempo Nasional adalah bapak Menkumham, Prof. Yassona H. Laoly. Beliau juga mendorong setiap satuan kerja Permasyarakatan dan Imigrasi untuk menjadikan olahraga Kempo ini menjadi olahraga yang di kembangkan disetiap unit pelaksana teknis, karena prakteknya bisa diterapkan dalam pelaksanan tugas sehari-hari,” kata Parlindungan.

Sedangkan One Moh Amirullah selaku Ketua Federasi Kempo Indonesia di NTB mengungkapkan apresiasinya pada Kanwil Kemenkumham NTB yang bersedia mendukung olahraga Kempo ini.

Baca Juga: Beruntungnya! Bocah SD Dapat Undian Rumah, Event Jalan Sehat HUT PTAM Giri Menang ke-43

“Olahraga Kempo dengan ilmu yang dikenal dengan _Shorinji Kempo_ sudah memiliki 28 pengurus provinsi di Indonesia. Kempo sendiri memiliki sejarah yang panjang, serta merupakan bentuk bela diri yang tepat khususnya bagi pegawai Lapas, Rutan maupun Imigrasi,” pungkas One. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here