Gerbangindonesia, Lombok Utara – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pemerintah daerah Lombok Utara berencana membangunan Rumah Sakit di Kecamatan Bayan. Upaya tersebut sudah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat, terlebih ini merupakan janji politik Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara Najmul-Kusmalahadi dalam 5 tahun mendatang. Sejauh ini, sudah ditetapkan pemkab akan membangun rumah sakit baru bukan justru meningkatkan status puskesmas.
Baca Juga: NTB Panen Medali di Porwanas Banjarmasin, Buntuti Tuan Rumah di Posisi Puncak Klasemen
“Alhamdulilah ini merupakan lampu hijau dari Kemenkes, yang semula hajat kita meningkatkan status puskesmas tetapi kita disarankan untuk membuat rumah sakit baru, jadinya puskesmas tetap menjadi puskesmas dan kita akan bangun rumah sakit baru di Kecamatan Bayan,” ungkap Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar disela kegiatan di DPRD, Selasa (22/04/2025).
Dijelaskan, rencana awal memang pemerintah yakni meningkatkan status puskesmas menjadi rumah sakit, namun saran dari kemenkes justru membentuk unit rumah sakit (RS) baru. Saat ini lanjut Najmul, pemerintah sudah melakukan diskusi-diskusi dengan masyarakat, tokoh agama pun tokoh adat guna memastikan kebutuhan lahan untuk pembangunan rumah sakit baru ini,
“Lokasinya itu ada di Embar-Embar, di sana ada tanah pemda, tetapi ada masyarakat disana sebaiknya kita diskusikan dulu dengan masyarakat setempat,” jelasnya.
“Kita akan tukar guling nanti dengan tahan pemda yang ada di belakangnya dan alhamdulilah sudah ada kesepakatan dengan masyarakat,” imbuhnya.
Najmul menegaskan, untuk saat ini pemerintah baru membicarakan saoal kelembagaan terlebih dahulu, jadi belum menyangkut fisik serta estimasi anggaran yang akan dibutuhkan untuk pembangunan, pemerintah ingin memastiakan terlebihdahulu bahwa rumah sakit yang direncanakan akan terbangun di Kecamatan Bayan.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan Pemprov NTB Bersinergi Wujudkan Bumi Gora Menuju Green & Smart Productivity
“InsyAllah di tahun anggaran nanti bisa kita anggarkan untuk pembangunan rumah sakit ini, kalau APBD kita memungkinkan mudah-mudahan bisa sekali anggaran, jika tidak memungkinkan ya bertahap kita anggarkan,” tandasnya.(iko)
Editor: Lalu Habib Fadli







