GerbangIndonesia, Lotim – Sebanyak 5.075 pelayan publik di Lombok Timur akhirnya mendapat vaksinasi pada tahap II termin satu sejak Senin, (8/3). Vaksinasi bagi pelayan publik ini dilakukan di semua puskesmas di Gumi Patuh Karya.
“Yang divaksin sekarang mulai Angota Dewan, Atlet, Tokoh Agama, dan pejabat pemerintah. Target kita 100 persen bgi pelayan publik,” terang Kapala Seksi Pengendalian Penanganan Penyakit (P3KL) Dikes Lotim, Sinawan, Selasa (9/3).
Dikatakan Sinawan, untuk vaksinasi terhadap anggota TNI, Polri dan ASN, yang mendaptkan vaksinasi lebih diprioritaskan bagi yang sudah menginjak usia di atas 50 tahun.
“Untuk persyaratan mendapatkan vaksinasi tetap sama seperti vaksinasi sebelumnya. Sebelum dilakukan divaksinasi, harus lolos dari empat meja pemeriksaan,” jelas dia.
Sementara itu, salah seorang anggota TNI, Sertu Ahmad Fatoni menceritakan, setelah melakukan vaksinasi tidak ada efek samping yang dirasakan. Efek samping yang berhenbus di media sosial tersebut kata dia adalah informasi hoaks.
“Vaksinasi tersebut sebagai bentuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19. Buktinya kami yang sudah melakukan vaksinasi, sehat-sehat saja dan tidak terjadi apa-apa,” akunya. (*)







