Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy. FOTO SUPARDI

GerbangIndonesia, Lotim – Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy mengancam bakal menutup Bank BNI Cabang Selong jika kembali membuat kerumunan dalam penyaluran dana BPUM.

“Itu sudah kami atasi. Satgas Covid-19 Lotim akan menutup bank itu jika masih berkerumunan dan tidak menjalankan protokol kesehatan,” tegas Sukiman, saat ditemui di Selong, Selasa (27/4).

Diketahui sebelumnya, dalam penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari pemerintah di Bank BNI Cabang Selong sudah menimbulkan kerumunan. Bahkan saat penyaluran berlangsung tanpa menerapkan protokol kesehatan.

“Pihak bank kan bisa menjadwalkan dari jam sekian nomor urut berapa sampai berapa misalnya. Jadi tidak perlu antre begitu banyak,” sarannya.

Ia pula menegaskan, jika hal itu kembali terjadi, Satgas Covid-19 Lotim, akan memberikan tindakan tegas terhadap pihak bank.

Lebih lanjut Sukiman mengatakan, Satgas Covid-19 Lotim juga akan menutup sejumlah pusat perbelanjaan di Lotim jika menimbulkan kerumunan yang melampaui batas.

“Sama dengan bank kita akan tutup kalau menimbulkan kerumunan. Tapi kalau di pusat perbelanjaan ini tidak sulit, tinggal kita sekat saja di jalan depan SPBU itu selesai masalah. Tidak perlu banyak biaya dan tenaga,” katanya.

Dirinya juga memastikan, akan menutup pusat perbelanjaan yang menimbulkan kerumunan yang berlebihan tanpa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Mengingat hal tersebut dinilai sangat berpotensi dalam penularan Covid-19.

“Itu pasti kita akan lakukan, jika jumlah mereka yang berkerumun sudah melampaui batas,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here