Kabag Kesra, Inggu Hardi. Supardi/Gerbang Indonesia

GerbangIndonesia, Lotim – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur pekan depan mulai mencairkan insentif untuk guru ngaji dan imam besar masjid kecamatan di Lotim.

Kabag Kesra Setda Lotim, Inggu Hardi mengatakan, pemberian insentif tersebut biasanya diberikan satu kali dalam setahun dan biasanya dicairkan pada pertengahan tahun.

“Insya Allah Senin cair. Biasanya cair pertengahan tahun, tapi mumpung ini bulan puasa juga kita harap bisa membantu,” terangnya saat ditemui di ruangannya, Kamis (29/4).

Dia menjelaskan, jumlah guru ngaji yang tercatat di Lotim saat ini sebanyak 1.556 orang. Adapun besaran insentif yang akan diterima oleh masing-masing orang sebesar Rp 1,5 juta.

Untuk pencairannya sendiri, pihak Kesra nantinya akan memberikan dana insentif tersebut melalui masing-masing kecamatan, kemudian kecamatan yang akan membagikan ke setiap desa.

“Kami di Kesra buat tim satu tim mengcover dua kecamatan,” imbuhnya.

Untuk guru-guru ngaji yang mendaptkan insentif tersebut merupakan guru yang mengajar di TPQ maupun yang mengajar secara sukarela di rumah masing-masing. Sedangkan nama-nama tersebut merupakan usulan dari pemerintah kecamatan.

Selain membanyar insentif untuk guru ngaji, pihaknya juga akan membayarkan insentif untuk Imam masjid. Namun pembayaran insentif imam berbeda dengan insetif guru ngaji.

“Kalau imam masjid diberikan delapan bulan sekali, kalau guru ngaji sekali setahun,” kata dia.

Untuk besaran insentif yang akan diberikan kepada imam masjid sendiri sebesar Rp 1 juta per orang perbulannya. Namun yang akan dicairkan selama enam bulan sebesar Rp 6 juta.

“Tapi dana itu nanti akan diatur oleh masing-masing pengurus masjid, teknisnya bagaimana di sana,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here