Ketua FJLT, Rusliadi. Supardi/GerbangIndonesia

GerbangIndonesia, Lotim – Forum Jurnalis Lombok Timur (FJLT) mengutuk keras tindakan arogansi oknum anggota Satpol PP yang melakukan kekerasan terhadap salah satu anggota jurnalis Lotim.

Ketua FJLT, Rusliadi mengatakan, bahwa ucapan minta maaf tidak bisa mengobati rasa sakit fisik maupun psikis pada tubuh jurnalis. Dari itu ia meminta Bupati Lotim mengevaluasi oknum Satpol PP yang bersikap arogan terhadap masyarakat yang berkunjung ke Kantor Bupati Lotim.

“Kita minta Pak Bupati mengevaluasi ini. Bila perlu pecat oknum yang bersikap arogan itu dikarenakan sudah merusak nama institusi Bupati Lotim maupun Satpol PP sendiri,” tegasnya.

Terlebih, kata Rusli, kekerasan tersebut terjadi pada ruang lingkup Kantor Bupati Lotim. Otomatis hal tersebut sudah menjadi tanggungjawab dari bupati untuk mengevaluasi penjagaan di kantornya.

“Kita minta oknum yang arogan seperti itu dipindahkan saja dari Kantor Bupati, bila perlu pecat,” tegasnya.

Kata dia, permasalahan itu hanya dikarenakan hal sepele, hanya membuka masker karena merasa pengap bukan tidak mau pakai masker atau tidak membawa masker.

“Ini kan salahnya hanya dia buka sebentar karena merasa pengap, bukan tidak mau pakai. Masak dicekik dan ditendang!” sesalnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here