Sekda Lotim, Juain Taufiq. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Kabupaten Lombok Timur tahun ini bisa melangsungkan salat idul Fitri di masjid dan lapangan. Sebab saat ini Lotim masuk dalam menjadi zona kuning. Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Kementerian Agama Nomor: SE. 07 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan salat Idul Fitri tahun 1442 Hijriyah saat pandemi yang membolehkan salat di masjid bagi daerah yang zona Hijau dan Zona Kuning.

“Bagai daerah yang zona orange dan merah disarankan salat Ied di rumah masing-masing, syukur Lotim sebelum hari raya ini, peta kita berubah dari warna orange ke warna kuning,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim HM Juaini Taufiq saat ditemui di ruangannya, Selasa (11/5).

Kata dia, selain Lotim ada dua Kabupaten lain di NTB yang masuk zona kuning dan diperbolehkan untuk melaksanakan solat Id di Masjid dan lapangan yakni kabupaten Dompu dan Sumbawa Barat.

Menyusul edaran tersebut, Bupati Lotim juga mengeluarkan Surat Edaran nomer: 338/ 149/KBPDN/ 2021 tentang Pelaksanaan Idul Fitri di Lotim, dilaksanakan di masjid atau lapangan terbuka dengan tetap menggunakan protokol kesehatan.

“Prokes Covid-19 yang utama itu, bagi yang kurang sehat, flu apalagi yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19, belum dinyatakan negatif, jangan sekali-kali ikut datang ke masjid, kita kuncinya di sana,” imbuhnya.

Kata dia, saat ini ada masyarakat Lotim yang sedang melaksanakan isolasi di rumah isolasi yang siapkan oleh pemerintah Desa dan rumah masing-masing, sehingga diharapkan bagi masyarakat tersebut tidak hadir di masjid untuk salat Ied.

Selain itu, Usai pelaksanaan Salat Idul Fitri masyarakat diminta untuk meninggalkan masjid atau lapangan dengan tertib dan tidak bersalaman dan langsung pulang ke rumah masing-masing. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here