Bupati Lombok Timur, HM Sukiman Azmy. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Puluhan perusahaan di Lombok Timur terbukti tidak pernah memberikan CSR kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sebagai bentuk sumbangsih dan kepedulian terhadap masyarakat Lotim.

“Berapa banyak perusahaan yang punya Stone Krosser di Peringgabaya, mungkin 40 lebih, tapi pernah gak mereka ke sini (Red-Pemda Lotim). Mereka datang nggak bawa-bawa masker, gak ada, di saat pandemi seperiti saat ini,” sentil Sukiman.

Padahal, kata Sukiman, perusahaan-perusahaan tersebut telah mengolah, mengambil dan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki oleh Lotim dan dijadikan komoditi dan dibawa keluar Lotim.

Ia menilai, dirinya selaku Kepala Daerah di Lotim, tidak ingin membebani para perusahaan tersebut untuk memberikan CSR-nya kepada Kabupaten Lotim. Mengingat izinnya sudah dibayarkan ke Provinsi.

“Izinnya kita tidak tahu, itu urusan provinsi Kita tidak dapat apa-apa, CSR-nya tidak ada selama saya jadi Bupati tidak ada,” terangnya.

Lanjutnya, sejauh ini perusahaan yang sudah meberikan CSR hanya beberapa perusahaan saja, diantaranya BUMN dan Jajaran Perbankan. Sedangkan sisanya belum pernah memberikan CSR-nya.

Dirinya berharap, para perusahaan-perusahaan yang tidak pernah memberikan CSR-nya untuk memberikan CSR sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat Lotim. Mengingat saat ini Lotim sendiri sedang membutuhkan bantuan terlebih di saat pandemi ini.

“Jangan hanya material dan kekayaan alamnya Lotim saja dibawa, beri dong perhatiannya kepada masyarakat Lotim, yang saat ini lagi membutuhkan bantuan,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here