Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim, Salmun Rahman. FOTO SUPARDI/GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Kepala Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lombok Timur, Salmun Rahman mengakui kesalahannya terkait minimnya formasi CPNS dan PPPK yang didapatkan Lotim tahun ini.

“Ya, ada kesalahan teknis pada saat pengusulan kemarin. Format yang kami kirim itu berisi Dapodik, bukan formasinya. Jadi miss-nya di situ,” terang Salmun saat ditemui awak media di Kantor DPRD Lotim, Rabu (9/6).

Dirinya mengakui, akibat keliruan tersebut Formasi CPNS dan PPPK yang didapatkan Lotim paling sedikit dibandingkan dengan daerah-daerah lain.

“Kami akui itu memang kekurangan dan kesalahan kami, karena format yang kami kirim tidak sesuai dengan yang diminta Kemenpan-RB,” tuturnya.

Meski demikian, dirinya berjanji akan menjadikan kesalahan tersebut menjadi pelajaran bagi pihak BKPSDM dan untuk pengajuan pormasi pada tahun 2022 mendatang. Dirinya juga berjanji akan melakukan pendatang lebih awal.

Adapun pihaknya juga sudah bersurat kepada Kemenpan-RB untuk meminta tambahan formasi tahun 2021 ini, akan tetapi hal tersebut tidak bisa terealisasi tahun ini, sebab perekrutan CPNS dan PPPK sedang berjalan.

“Tidak mungkin juga Kemenpan-RB bekerja dari awal lagi, tapi tahun depan kita akan diberikan formasi lebih besar, usulan kita juga sudah ditampung,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here