Gerbang Indonesia, Lotim – Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Dikbud) Lombok Timur mengimbau semua sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) yang hendak mendaftar ke jenjang SMP agar secara kolektif. Salah satunya dengan cara dikoordinir guru di masing-masing.
Kepala Dikbud Lotim Ahmad Dewanto Hadi mengatakan, pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara Kolektif tersebut untuk mengantisipasi kerumunan ketika mendaftar dan meminimalisir penyebaran Covid-19.
“Masing-masing sekolah membawa persyaratan semua siswanya oleh salah seorang guru, jadinya tidak semua siswa dating, apalagi bersama orang tuanya,” pinta Dewanto saat ditemui di kantornya, Rabu (9/6).
Setelah pendaftaran kata Dewanto, nantinya para calon siswa tingga menunggu masuk sekolah tempat para siswa didaptarkan. Sebab pelaksanaan PPDB sendiri masih cukup lama.
“Waktu pendaftarannya juga panjang sampai 14 hari. Itu salah satu cara kita untuk mencegah kerumunan. Jadi mereka tidak datang dalam waktu yang bersamaan, sehingga tidak berkerumunan,” imbuhnya.
Lanjut dia, hari ini merupakan hari pertama PPDB di jenjang SMP dan SDN di Lotim. Sehingga pihak sekolah juga diharapakan mengantisipasi kerumunan di kawasan sekolah.
Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada semua sekolah, baik dari TK, SD dan SMP untuk tidak melakukan acara perpisahan. Baik di sekolah maupun di tempat-tempat wisata.
“Pesiar bersama juga kita tidak izinkan. Kami sarankan untuk melakukan pelepasan secara virual saja!” sarannya.
Pria berjanggut itu menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi proses PPDB di semua sekolah. Tentu hal ini bertujuan untuk memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik.
“Kami akan berikan teguran secara langsung kepada kepala sekolah yang mengabaikan Prokes ketika PPDB ini,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli







