Tangkapan layar Facebook.

GerbangIndonesia, Sumbawa – Video pernikahan di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat viral di media sosial. Usai melaksanakan ijab qabul, pengantin tiba-tiba berdiri dan menalak istrinya di depan penghulu, keluarga serta masyarakat sekitar. Pernyataan pengantin pria pun memicu amarah keluarga pengantin perempuan.

Usut punya usut, pernikahan tersebut dilangsungkan di Dusun Karang Bima, Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Minggu sore (4/5/2021). Dalam video yang beredar luas di Facebook dan Instagram itu, kedua pengantin sudah sah dinyatakan sebagai suami istri usai melaksanakan ijab qabul. Namun sebelum menandatangani surat dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat, pengantin pria tiba-tiba menalak istrinya.

“Jangankan keluarganya si perempuan kamipun penduduk asli Gapit sangat marah sebenarnya sama si laki-laki ini rasanya harga diri kami diinjak-injak. Saya sendiri menyaksikan langsung acara ini kebetulan si perempuan ini sepupu dari istri saya, saya tidak membela si perempuan karena keluarga atau menyalahkan si laki-laki, ini memang real salahnya si laki-laki, keluarga si perempuan tidak minta apa-apa tidak nuntut banyak hanya minta pertanggungjawaban saja. Kejadian sangat memalukan karena bukan hanya disaksikan warga Bima saja melainkan kami warga Gapit juga menyaksikan,” tulis akun @Fandi Febriadi.

“Ambil pelajaran aja. Penjarakan sik laki. Juga scr agama kita. Anak dan bpknya sudah tak ada hubungan antara anak dan bpk.nasabnya pakai nasab ibunya. Jdi gak rugi kok penjarakan sik laki sinting.kalo mau nikah aja.takutnya sik cwe akan di siksa,” balas Ana Ismi Noor.

Informasi yang didapat GerbangIndonesia.co.id, kedua pengantin sudah lama berdomisili di Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Namun keduanya berasal dari Desa Kalampa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Sementara motif pengantin laki-laki langsung menceraikan istrinya hingga kini belum diketahui. Video selengkapnya klik di sini. (abi)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here