
GerbangIndonesia, Lotim – Pemkab Lombok Timur menggelar pelatihan dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Gelombang IX Angkatan XXVII dan XXVIII Kabupaten Lotim Tahun Anggaran 2021. Pelatihan ini diikuti oleh 76 peserta CPNS.
Sekda Lotim, HM Juaini Taufiq mewakili Bupati Lotim menyampaikan bahwa birokrasi adalah melayani masyarakat, bukan dilayani. Selain itu dituntut memiliki kepribadian yang unggul, professional, berdedikasi, berintegritas tinggi, memiliki idiealisme nasionalis dan kebangsaan serta mampu menghadirkan nilai-nilai independensi dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Mantan Bintang JAV Sola Aoi Ungkap Keinginannya Tinggal di Indonesia
“Selamat datang di birokrasi Lotim. Seperti inilah Negara dapat menyandarkan harapan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” ungkap Juaini membuka sambutannya, Sabtu (24/7).
Juaini menjabarkan, seorang PNS bahkan CPNS dituntut dari aspek kognitif berupa pengetahuan, aspek afektif yaitu integritas moral, serta aspek psikomotorik yaitu keterampilan dan hal yang paling utama dijaga adalah integritas dan moral.
“Kami harap para peserta ini dapat menjalankan tugas secara professional, penuh tanggung jawab, dan keikhlasan. Sebab, kesempatan menjadi PNS relatif sangat kecil,” pintanya.
Lanjut Juaini, pada tahun 2021 ini, formasi yang didapatkan Lotim sebanyak 509 formasi. Terdiri dari 264 tenaga guru, tenaga kesehatan sebanyak 221 dan 24 tenaga teknis.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPMPD) NTB, HL Hamdi yang turut hadir dalam kesempatan tersebut berharap agar Latsar tersebut dapat membentuk dan membangugn karakter, menghasilkan ASN berintegritas dan pemersatu bangsa.
Baca Juga: Alhamdulillah, Pemkab Lotim Janjikan Bansos untuk TKI dan Korban PHK
“Lotim salah satu kabupaten dari dua kabupaten di NTB yang dapat melaksanakan Latsar ini dengan metode klasikal karena berada di zona kuning,” sebutnya.
Meski demikian Hamdi mengingatkan, agar peserta tetap mejalankan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan Latsar dan berharap pandemi dapat segera berakhir. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli






