GerbangIndonesia, Lotim – Pembelajaran Secara Tatap Muka (PTM) di semua sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) baik dari jenjang TK, SD dan SMP kembali dihentikan. Hal tersebut dikarenakan Kasus Covid-19 di sekolah mengalami peningkatan.
Baca Juga:
Baca Juga: Terpusat di Mayura, Kodim 1606/Mataram Siapkan 700 Dosis Vaksin
Kadis Dikbud Lotim Ahmad Dewanto Hadi mengatakan, dari pantauan pihaknya di semua sekolah yang ada, ditemukan masih banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sehingga pihaknya kembali menutup sekolah.
“Dimulai hari ini, 6 Agustus. Selama dua minggu terakhir ini kami mengawal terus protokol kesehatan (Prokes) di semua sekolah, tapi sebagian melaksanakan prokes dan sebagian abai terhadap prokes,” terang Dewanto, Jumat (6/8).
Kaya Dewanto, pada minggu terakhir pihaknya kembali melakukan evaluasi dan ditemukan banyak sekolah yang melaporkan adanya guru dan siswa yang terpapar Covid-19.
Dengan adnya laporan tersebut Dikbud , bersama Dinas Kesehatan (Dikes) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim langsung menindaklanjuti hal tersebut untuk mengkaji fenomena yang terjadi pada sepekan terakhir.
“Dari grafik menunjukkan adanya kenaikan kasus Covid-19, sehingga kita putuskan untuk memberhentikan PTM sementara waktu, karena risikonya yang tinggi,” katanya.
Sejauh ini, kata Dewanto, pihaknya juga sudah mengeluarkan surat edaran pemberhentian PTM dan sudah disebarkan luaskan kepada semua pihak sekolah dibawah naungan Dikbud Lotim.
Adapun untuk batas waktu penutupan sekolah tersebut belum ditentukan secara pasti. Pihaknya akan menunggu rekomendasi dari satuan gugus tugas untuk memberlakukan PTM kembali.
“Kami bersama Kemenag juga sudah sepakat untuk memberhentikan PTM ini sementara waktu dan sebelum kami menutup sekolah secara menyeluruh kami juga sudah menutup tujuh sekolah,” katanya.
Adapun untuk proses pembelajaran selanjutnya, pihaknya akan memberlakukan kembali pembelajaran secara daring (online). Sebagai mana yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu di Lotim, sebelum diberlakukan PTM.
Baca Juga: Petugas Amankan Pria Muda Berenang di Tengah Laut, Katanya Ingin Pergi ke Mekkah
“Kami minta kepada semua jajaran pendidikan, guru, pengawas dan lainnya untuk merefresh kembali prosedur yang dilakukan sebelum pembelajaran tatap muka waktu itu,” tutupnya. (par)
Editor: Lalu Habib Fadli








