Pupuk subsidi yang ditimbun di rumah terduga pelaku. FOTO IST/GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Satreskrim Polres Lombok Timur bersama bersama Satgas Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Lotim mengamankan terduga pelaku penimbun pupuk subsidi pemerintah tanpa izin. Diketahui identitas terduga pelaku atas nama M Laki-laki, usia 52 tahun, asal Pringgasela, Kecamatan Pringgasela Lotim.

Baca Juga: Ditinggal Salat, Bocah Asal Lotim Tenggelam di Kolam Koi

Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu Muhammad Fajri mengungkapkan, Tim Satreskrim pertama kali menerima laporan dari Satgas KP3 Lotim terkait adanya perdagangan pupuk bersubsidi pemerintah tanpa izin. Setelah menerima laporan, tim bersama KP3 langsung mendatangi rumah terduga pelaku di Kecamatan Peringgasela dan menemukan adanya pupuk bersubsidi pemerintah tersebut.

Kata dia, terduga pelaku juga tidak terdaftar sebagai produsen, distributor maupun pengecer pupuk bersubsidi pemerintah di Lotim.

Adapun barang bukti (BB) yang berhasil diamankan berupa 75 zak pupuk bersubsidi pemerintah dengan Jenis pupuk urea dan dua zak pupuk bersubsidi pemerintah jenis ZA.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Lotim, untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga: Dandim 1606/Mataram Dampingi Pasien Isoman ke Isolasi Terpusat

Adapun pasal yang dilanggar pelaku ialah Pasal 106 UU RI Nomor 7 Tahun 2014, tentang Perdagangan. Pelaku usaha yang melakukan kegiatan usaha Perdagangan tidak memiliki perizinan di bidang Perdagangan yang diberikan oleh Menteri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat 1 akan dipidana dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak Rp 10 miliar. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here