Sekda Lotim, HM Juaini Taufiq saat melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah OPD, Selasa (21/9). FOTO IST/SUPARDI GERBANGINDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Guna melindungi  peternak ayam petelur di Lombok Timur, Sekretaris Daerah (Sekda) Lotim, H Muhammad Juaini Taufik meminta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) meningkatkan konsumsi telur masyarakat. Khususnya telur produksi lokal.

Baca Juga: Serbuan Vaksinasi Kodim 1606/Mataram Berlanjut, Kali Ini Giliran SMKN 1 Mataram

“Bukan hanya DKP saja, tapi kami harap OPD lainnya juga dapat mengambil langkah sebagai upaya melindungi peternak ayam petelur Lotim,” terang Juaini, Selasa (21/9).

Kata dia, Pemkab Lotim beberapa hari terakhir ini banyak mendapatkan laporan bahwa tingginya jumlah telur asal luar daerah yakni dari Jawa dan Bali yang masuk ke Lotim yang mencapai mencapai 540 ribu butir.

Juaini juga berharap agar Dinas Perdagangan agar terjun ke pasar-pasar untuk menindaklanjuti arus telur yang masuk ke Lotim. Menurut dia, sangat penting pula melakukan kalkulasi kapasitas produksi serta  perkembangan produksi telur Lotim.

“Kami harapkan juga kepada Dinas Sosial agar memberikan arahan kepada supplier BPNT untuk memanfaatkan produksi lokal, termasuk telur. Tentunya harus memanfaatkan produk-produk lokal,” pintanya.

Baca Juga: Sukses, AMSI-Google News Initiative Gelar Training Literasi di 10 Wilayah Indonesia

Juaini meyebutkan, Pemkab Lotim juga akan pastikan jika pihak supplier dapat berkomunikasi dan berbisnis dengan baik dalam penyaluran BPNT.

“Tugas kita di Pemkab ini untuk menyambung dan mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi oleh masyarakat Lotim,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here