Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat meninjau vaksinasi di Lombok Tengah, Sabtu (25/9). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Loteng – Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengajak masyarakat Lombok Tengah untuk secara sadar dan peduli ikut vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Serbuan Vaksinasi Kodim 1606/Mataram Berlanjut, Kali Ini Giliran SMKN 1 Mataram

“Ini demi menjaga kesehatan, menciptakan kekebalan imun tubuh dari Virus Covid-19,” kata Bunda Niken saat membuka kegiatan pelaksanaan Vaksinasi di (Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Penujak , Sabtu (25/9/2021) di Pondok Pesantren Ahali Yasin-Al-Ali Desa Penujak Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah.

Dikatakan Ketua TP.PKK NTB ini, semakin cepat dan banyak masyarakat yang divaksin, maka semakin meningkatkan kepercayaan diri untuk tetap produktif dan hidup normal dengan tatanan baru.

“Walaupun ditelah divaksin tetap menerapkan 3M,” pesan istri Gubernur NTB ini.

Karena hanya dengan vaksin dan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 dapat diputus mata rantai penyebarannya. Sehingga saat Mandalika Lombok Tengah jadi tuan rumah perhelatan even Internasional WSBK dan MotoGP, masyarakatnya sudah siap.

Bupati Kabupaten Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri S.IP menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov NTB melalui LKKS yang ikut langsung terjun kelapangan untuk mendukung dan mengedukasi masyarakat pentingnya vaksinasi.

Sesuai target pemerintah sebanyak 41.000 harus disuntikan perhari . Sedangkan di Loteng  target vaksin  total 767.700, dengan sasaran hingga mencapai 70 persen. Namun hingga hari  ini sudah pada pisisi 43,66 persen.

Pola dan sistem kerjanya terus digesa, sehingga akan menjadi percontohan bagi semua daerah di NTB. Bahkan untuk mempercepat vaksinasi Gubernur NTB, Kapolda, Danrem dan jajaran Pemkab Loteng menurunkan 158 tim gabungan.

“Bersinergi dan kolaborasi, baik itu Pemprov. NTB melalui LKKS, Pemda Loteng, TNI/Polri, Nakes, pesantren dan seluruh masyarakat kompak bekerjasama,” kata Bupati.

Untuk mewujudkan daerah zona hijau hingga 70 persen, sehingga hajatan even dunia Word Superbike di bulan November 2021 dan MotoGP awal 2022 dapat terselenggara di Mandalika Lombok Tengah.

Baca Juga: Jelang HUT TNI ke-76, Korem 162/WB Bagi-bagi Paket Sembako

Komitmen Gubernur Zulkieflimansyah untuk mensejahterakan masyarakat NTB dengan adanya multiefek dari event-event tersebut sangat didukung dan diapresiasi.

“Jadi, tujuannya jelas, selain itu yang terpenting kekebelan imun masyarakat terpenuhi demi menjaga penyebaran dan penulan Covid-19,” tutupnya. (edy)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here