Hamry pesilat Sulawesi Selatan mengerang kesakitan setelah ditendang oleh Tiel Taraipos pada babak penyisihan cabang olahraga pencak silat di GOR Toware Kabupaten Jayapura, Jumat. (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

GerbangIndonesia, Papua – Sebuah tendangan pesilat tuan rumah Tiel Taraipos tepat mengenai bagian bawah perut (kemaluan) Hamry. Hingga membuat pesilat Sulsel terjatuh dan mengerang kesakitan.

Wasit yang memimpin pertandingan langsung memanggil tim medis ke atas gelanggang untuk memeriksa kondisi Hamry.

Dari hasil pemeriksaan, tim medis memutuskan menandu pesilat Sulsel tersebut ke luar gelanggang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Penanggung jawab medical pencak silat Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dr Sandi mengatakan atlet silat Hamry dari Sulawesi Selatan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari untuk memastikan kondisinya setelah kemaluannya terkena tendangan pesilat tuan rumah Tiel Taraipos saat berlaga di GOR Toware.

Baca Juga:Kasus Positif Covid-19 di Arena PON Papua Bertambah Jadi 57 Orang

“Kita curigai ada trauma di selangkangannya. Untuk memastikannya kita rujuk ke rumah sakit yang ada foto rontgen,” kata dr Sandi di Jayapura, Jumat 8 Oktober 2021.

Sebelum dilarikan ke RSUD Yowari, tim medis di venue pencak silat terlebih dahulu memastikan apakah ada pendarahan atau tidak pada alat vital pesilat Sulawesi Selatan ini.

“Saat kita periksa tidak pendarahan,” kata dr Sandi.

Namun, saat dokter memeriksa area tulang simfisis, Hamry mengerang kesakitan dan dicurigai ada memar atau cedera pada bagian itu akibat tendangan yang dialaminya.

“Melihat kondisi itu, pasien langsung kita rujuk menggunakan infus,” ujarnya seperti dimuat Antara.

Baca Juga:Atlet Senam Ritmik Lampung Sutjiati K Narendra Jadi Idola Baru di Arena PON Papua

Hamry terpaksa dilarikan dokter ke RSUD Yowari setelah area sensitifnya tertendang Tiel Taraipos pada babak penyisihan pencak silat kelas D (60-65 kilogram) putra.

Pada pertandingan itu, panitia pertandingan menetapkan pesilat tuan rumah menang teknik. Namun, sesaat sebelum ada keputusan, wakil kontingen Sulawesi Selatan melayangkan protes keras kepada Ketua Panitia Pertandingan karena merasa atletnya dicurangi.

Laga sempat terhenti sekitar 20 menit sebelum panitia pertandingan menetapkan Tiel Taraipos menang teknik atas Hamry. (red)

Editor: Lalu Habib Fadli

Source: Suara.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here