Apel pemberian penghargaan kepada personel Polres Lotim yang diberikan Kepala BNNP NTB, yang berlangsung Lapangan Polres Lotim, Jumat (8/10). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia,Lotim – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB memberikan penghargaan kepada enam personel Polres Lombok Timur, atas prestasinya dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika di wilayah Lotim. Salah satunya ialah pelaku menyelundupkan sabu seberat 201 gram dari Kepulauan Riau yang disembunyikan dalam dubur beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Soal Calon Sekwil NasDem NTB, TGH Fauzan: Santai, Jangan Tegang!

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol. Gagas Nugraha, S.H., S.I.K., M.M., M.H. menyampaikan, dari 34 provinsi di Indonesia semua telah memiliki BNNP. Dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia baru terisi 173 BNNK. Namun hal tersebut dinilai masih minim dan  masih belum sampai kepada titik apa yang diharapkan.

“Tugas-tugas dari pada BNN adalah melakukan pencegahan, pemberantasan dan rehabilitasi. Hampir sama dengan tugas Kepolisian melakukan tugas penindakan pemberantasan khususnya terkait dengan masalah narkoba,” katanya, Jumat (8/10).

Kata dia, fakta yang ada, Narkoba merupakan suatu hal yang sangat sensitif dan jika dibiarkan akan berdampak ke masa depan untuk menghancurkan suatu negara dan yang diserang adalah generasi muda generasi muda.

Ia menjelaskan, generasi muda menurut United Nation PBB usia 16 sampai dengan 65 tahun. Ia meyebutkan fakta yang ada pengguna Narkoba demikian dahsyatnya bahkan pengguna di bawah usia 16 tahun sudah banyak sekali.

“Jadi tugas kita di BNN, BNNP dan BNNK untuk melakukan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, pemberantasan dan rehabilitasi,” imbuhnya.

Selain itu, tugas lain dari BNNP ialah sebagai wahana edukasi, desiminasi informasi, pelayanan kepada masyarakat. Diantaranya pemberian penyuluhan, tes urine, lidik, sidik, wastati, rehabilitasi, konselor, asistensi dan memberikan salah satu Instansi Pemerintah Wajib Lapor (IPWL).

Dijelaskannya, secara komprehensif 5 tahun atau 10 tahun ke depan bonus demografi akan mendapat generasi muda yang tidak berkualitas tentunya akan berdampak kepada ketahanan nasional, wawasan kebangsaan dan akan sangat mudah untuk dihancurkan.

“Kami sangat  mengapresiasi kinerja personel Polres Lotim atas dedikasinya dalam pengungkapan peredaran gelap Narkoba. Semoga ini dapat menjadi contoh bagi yang lain,” sanjungnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat Lombok Timur yang merupakan pemetaan BNNP untuk perang terhadap Narkoba, War on Drugs dan menerapkan tolak, berani lapor dan berani rehabilitasi.

Baca Juga: Gelaran Superbike Kado Terindah HUT TNI ke-76

Adapun personel Polres Lotim yang mendapatkan penghargaan ialah, Kompol Agung Asmara, S.I.K., M.I.K.  sebagai Wakapolres Lotim, Iptu I Gusti Ngurah Bagus Suputra, S.H., M.H. Kasatres Narkoba, dan Ipda Suhardi, S.H. anggota Satres Narkoba. Selanjutnya, Bripka Wahyudi Eriyawan, Brigadir Fungki Marta E,  dan Briptu M. Lukmanul Hakim anggota Satres Narkoba. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here