Kasi BB dan Barang Rampasan Kejaksaan Negeri (Kajari) Lotim saat memusnahkan BB Tindak Pidana Umum di Kantor Kejari Lotim, Senin (11/10). FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Kejaksaan Negeri (Kajari) Lombok Timur memusnahkan barang bukti (BB) dari tindak pidana umum (Pidum), sejak bulan Maret-Oktober 2021.

Kasi Pengelolaan BB dan Barang Rampasan Kajari Lotim, Alfredo Pandapotan Damanik SH menyampaikan, semua BB yang dimusnahankan tersebut sudah dinyatakan inkrah atau sudah berkekuatan hukum tetap.

Baca Juga: Soal Calon Sekwil NasDem NTB, TGH Fauzan: Santai, Jangan Tegang!

“Ini terakhir kalinya kita akan melakukan pemusnahan BB pada tahun 2021 ini. Untuk BB pada bulan November dan Desember kita akan musnahkan nanti tahun 2022, karena pemusnahan kita lakukan dua kali dalam setahun,” katanya.

Adapun BB yang dimusnahkan tersebut merupakan BB dari Perkara narkotika sebanyak 18 perkara dengan total BB sebanyak 55,28 gram narkotika jenis sabu, Undang-Undang Darurat dengan BB berupa sebilah senjata tajam (berang, Red).

Selain itu, perkara Tibum sebanyak 14 perkara dengan BB berupa obat Trihexyphenidil sebanyak 1.344 trip, 7.134 tablet dan perkara pemalsuan uang deng jumlah BB sebanyak 43 lembar uang palsu pecahan 100 ribu.

“Perkara obat-obatan ini, dari kejari NTB yang ditangkap oleh Polda karena tidak memiliki izin edar, yang lokasinya di Lotim kemudian kita sidangkan di Lotim,” imbuhnya.

Baca Juga: Gelaran Superbike Kado Terindah HUT TNI ke-76

Adapun BB rampasan dari kasus pemalsuan uang yang bernilai ekonomis tinggi seperti laptop dan printer yang digunakan untuk mencetak uang palsu tersebut nantinya akan dilelang kemudian uang hasil lelangnya akan dikembalikan ke Negara.

“Tidak semua BB kita musnahkan, sebagiannya kita kembalikan ke Negara,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here