Salah satu hasil produk rajutan Laela. FOTO LALU HABIB FADLI/GERBANG INDONESIA

Ragam jenis usaha kecil menengah (UKM), khususnya bidang kerajinan tangan sangat terimbas selama pandemi Covid-19. Namun, di akhir-akhir 2021 ini, secara perlahan omzet para pengusaha UMKM mulai merangkak naik.

LALU HABIB FADLI, LOMBOK TIMUR

Laela, merupakan salah satu perajin rajut asal Kelurahan Selong, Kecamatan Selong, Lombok Timur. Dari penuturannya, omzetnya kini mulai meningkat kembali, pascagelaran Word Superbike (WSBK) dan ragam event akrab di Pulau Lombok beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19

Sebelumnya, di pada 2020 lalu, omzetnya menurun drastic, bahkan sampai 30 persen. Ini disebabkan daya beli masyarakat yang benar-benar merosot di kala pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Namun memang, berjualan produk kerajinan tangan memang membutuhkan kejelian untuk memproduksi produk yang dipasarkan.

“Kalau dulu sebelum pandemi, omzet kita jutaan perbulan. Tapi karena sepi peminatnya, kadang tidak ada yang memesan,” ujar Laela kepada GerbangIndonesia.co.id, Sabtu (18/12).

Laela mengakui, semenjak melandainya kasus Covid-19 di Lotim dan tercapainya herd immunity, peminat rajut mengalami peningkatan. Bahkan, kerajinan rajutnya kini menembus pasar nasional.

Adapun produk yang dihasilkan berbagai macam. Mulai dari tas, sepatu, baju anak, boneka hingga gift. Sedangkan untuk harga sendiri bervaritif. Tergantung dari jenis bahan yang digunakan dan tingkat kesulitannya.

“Hasil rajutan ini biasanya saya pasarkan menggunakan online. Alhamdulillah kini bisa tembus pasar nasional. Ada yang sampai Kalimantan, Sumatera, Jawa Timur, Jayapura, Sumbawa, Bima dan beberapa kabupaten lainnya,” papar wanita parobaya itu.

Peningkatan omzet ini pun kata dia, membutanya kembali tersenyum lebar. Bahkan kali ini, dirinya tengah menyiapkan berbagai inovasi agar peroduknya memiliki daya tarik terhadap para konsumen.

“Kita mau siapkan produk yang unik. Kita akan menggabungkan antara rajutan dengan kulit. Ada juga ditambah dengan kerang dan gerabah,” jelasnya.

Dia berharap, dengan inovasi yang disiapkan saat ini, peroduk rajutnya bisa lebih memikat para konsumen dan mendatangkan banyak pelanggan.

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

“Semoga dengan ikhtiar ini produk kita bisa menembus pasar internasional,” harapnya. (*)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here