Kepala Desa Anjani Muhammad Said. FOTO SUPARDI/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Lotim – Sebanyak 50 warga Negara Indonesia yang menjadi korban Kapal Karam di perairan Malaysia, 15 Desember lalu. Lima orang diantaranya berasal dari Lombok Timur dan dua orang diketahui berasal dari Desa Anjani.

Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19

Kepala Desa Anjani Muhammad Said SP membenarkan dua orang korban kapal karam tersebut memang warganya yang berangkat dari rumah ke Malaysia sejak tanggal 6 Desember lalu.

“Satu orang namanya Edi Suryadi sudah ditemukan identitasnya. Dari informasi yang kami dapatkan Edy ini sudah meninggal dunia, tapi belum ada kepastian yang kami terima karena belum ada hasil otopsinya,” ujarnya saat ditemui di Desa Anjani, Sabtu (18/12).

Sementara itu, satu orang warga lainnya atasnama Hernandi alias Jae, sampai saat ini belum ditemukan identitasnya maupun jasadnya. Sehingga dirinya berharap kepada pemerintah maupun pihak KJRI agar  kedua orang warganya itu bisa dibawa pulang dalam keadaan apapun.

“Saya harap kepada pemerintah kedua warga saya ini, apa bila ditemukan dalam keadaan masih hidup atau meninggal dunia harus dipulangkan ke Lombok Timur,” harapnya.

Kata dia, Pemdes Anjani sudah komunikasi bersama Disnakertrans Lotim untuk mencari kejelasan terkait kedaan kedua warganya tersebut. Sebab, saat ini informasi yang didapatkan pihak Pemdes masih simpang siur.

Terkait pemberangkatan para PMI asal Desa Anjani selama ini sering melakukan sosialisasi di semua masyarakat agar tidak pergi ke Malaysia dulu untuk sementara waktu. Mengingat saat ini Malaysia belum buka pekerja migrant, termasuk dari Indonesia.

“Bahkan kita sudah pasang benner di desa untuk sosialisasi agar masyarakat kita tidak pergi ke Malaysia dulu. Bahkan di beberapa pertemuan, kita selalu sampaikan hal itu,” jelasnya.

Lanjut dia, menurut informasi yang didapatkan pihak Pemdes terkait keberangkatan dua warganya tersebut memang berangkat secara individual tanpa ada tekong atau secara illegal.

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

“Bahkan orang tua korban ini tidak dapat izin dari orangtunya, tapi karena merasa udah biasa keluar masuk Malaysia, makanya mereka memberanikan diri untuk berangkat secara illegal. Tapi ini pertama kali mereka pergi secara illegal,” tutupnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here