Tersangka saat diperiksan polisi, Senin (20/12). FOTO IST/GERBANG INDONESIA

GerbangIndonesia, Mataram – Karena kebutuhan hidup yang mendesak, salah seorang pekerja tukang sapu di Lingkungan Pertokoan Pasar Buah Bertais yang juga sebagai Ketua RT Lingkungan Karang Rundung, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram nekat berbisnis sabu.

Baca Juga: Puji Program Kampung Sehat, Gubernur NTB: Mampu Tekan Covid-19

Perihal pengungkapan tukang sapu bisnis sabu tersebut disampaikan Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Made Yogi Purusa Utama, SE, SIK, Senin (20/12) di ruang kerja Sat Narkoba Polresta Mataram.

Dalam keterangannya, Yogi mengatakan, pengungkapan ini berawal dari informasi yang di terima dari masyarakat bahwa di lingkungan sekitarnya kerap terjadi transaksi Narkoba. Hal ini pun menimbulkan keresahan terhadap masyarakat sekitar.

“Berdasarkan informasi tersebut kami memerintahkan anggota Tim Opsnal Resnarkoba untuk menindaklanjuti informasi yang diterima tersebut,” ungkap Yogi.

Diketahui, tersangka sudah tujuh kali menikah dan mempunyai 10 anak. Dia ditangkap di wilayah sekitar tempat tinggalnya, Sabtu (18/12). Pada saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan aparat Lingkungan setempat, ditemukan beberapa klip sabu seberat 25,34 gram brutto. Di samping barang sabu tersebut diamankan pula alat komunikasi serta peralatan konsumsi sabu berikut uang tunai 2.375.000.

“Semua hasil penggeledahan terhadap tersangka sudah diamankan di Polresta Mataram bersama tersangka LA guna kebutuhan penyidikan dan kelengkapan berkas perkara,” jelasnya.

Baca Juga: Lima Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Masa Depan, Kamu Termasuk?

Atas tindakan dari pria 51 tahun itu disangkakan Pasal 114, (1) dan 112, (1) UU nomor 35 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal tujuh tahun penjara. (abi)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here