ILUSTRASI PIXABAY


GerbangIndonesia, Lotim – Pemohon pembuatan paspor di Unit Layanan Paspor (ULP) Lombok Timur tahun ini berangsur mengalami peningkatan.

Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB

Kepala ULP Lotim, Awaludin Hidayat menyampaiakan, pada awal tahun ini permohonan pembuatan paspor di ULP Lotim perharinya bisa mencapai 10 orang lebih. Dimana pada tahun sebelumnya diakuinya paling banyak yang membuat 2 sampai 3 orang saja.

“Paling banyak kalau tahun kemarin itu, 2 sampai orang tidak pernah sampai 10 orang, tapi tahun ini lumayan lah sampai 10 orang bahkan lebih,” bebernya kepada media, Jumat (21/1).

Kata dia, para pemohon penerbitan paspor tersebut ialah masyarakat yang hendak pergi umrah, para pelajar yang melanjutkan studinya ke luar negeri dan masyarakat yang akan berliburan.

“Kalau pembuatan paspor calon PMI langsung melalui Disnakertarans Lotim,” jelasnya.

Dijelaskan awal, untuk persyaratan permohonan penerbitan paspor sendiri tidak ada bedanya dengan persyaratan sebelum adanya pandemi Covid-19 yakni dengan mengajukan KTP, KK dan Akta
Sehingga tidak perlu dengan menunjukkan kartu vaksin. Sebab hal tersebut diakuinya bukan ranah ULP melainkan Kemenkes.

Berdasarakan data di ULP, pada tahun 2021 lalu pemohon pembuatan paspor mengalami penurunan. Dimana pada tahun 2021 pihaknya mnerbitkan sebanyak 3.813 saja sedangkan pada tahun 2020 lalu, pihaknya menerbitkan sebanyak 4.468 paspor.

Sementara untuk tahun ini pihaknya belum mengetahui jumlah pastinya. Sebab masih berada pada awal tahun, kendati demikian melihat jumlah pemohon perharinya pada awal tahun ini, pemohon penerbitan paspor di Lotim akan mengalami peningkatan.

Terpisah, Kadis Disnakertrans Lotim, H Supardi menyampaiakan sepanjang tahun 2021 lalu pihaknya hanya menerbitkan sebanyak 319 paspor untuk PMI Lotim. Sementara pada tahun ini pihaknya baru mnebitakan sebanyak 104 paspor saja.

“PMI yang kita terbitkan paspornya itu ke negara-negara yang sudah buka untuk PMI seperti Singapura, Brunei Darussalam, Hongkong, United Arab Emirates dan Polandia kalau Malaysia belum ada karena masih tutup,” terangnya.

Baca Juga: Resmi Tersangka, Ustad Mizan Qudsiah Diamankan Polda NTB

Adapun untuk paspor yang diterbitkan tersebut dengan rincian tujuan negara ialah Singapura sebanyak 55, Brunei Darussalam 1 orang, Hongkong 79 orang, Arab 2 orang dan Polandia sebanyak 176 orang. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here