Bupati Djohan saat menyambut kedatangan Kapolda NTB didepan Kantor Bupati. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA



Gerbangindonesia, Lombok Utara – Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto berkunjung ke Kabupaten Lombok Utara (KLU) Rabu (30/3). Kedatangan Kapolda beserta rombongan disambut oleh Bupati H. Djohan Sjamsu dan Wabup Danny Karter Ridawan serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah. Kunjungan kerja (kunker) tersebut guna mempererat silaturrahmi lantatan ia baru pindah tugas ke Nusa Tenggara Barat belum lama ini.

Baca Juga: Mengurai BENANG MERAH MotoGP Mandalika, Mulai dari Harga Hotel Sampai Buruknya Transportasi

Dalam sambutannya, Kapolda Irjen Pol. Drs. Djoko Poerwanto mengungkapkan, tujuannya ke KLU untuk bersilaturrahmi. Selain itu, menunjukkan hadirnya kepolisian di tengah masyarakat di NTB. Inspektur Jendral yang sebelumnya menjabat Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri itu menuturkan konsen dari Kapolri serta pejabat utama Mabes Polri saat ini adalah mempercepat vaksinasi, yang diamanahkan kepada jajaran Polda di seluruh wilayah Indonesia.

“Tujuan dari vaksin tersebut untuk membentuk kekebalan kelompok sehingga aktifitas masyarakat menjadi lebih mudah tanpa kekhawatiran terhadap virus yang menyerang,” ungkapnya.

“Kekebalan kelompok diatas segalanya, sebab kalo kekebalan kelompok sudah kuat maka kegiatan sehari-hari akan nyaman,” Imbuh joko.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu menjelaskan, meskipun daerah yang ia pimpin merupakan kabupaten termuda di NTB namun memiliki angka kriminalitas yang paling rendah. Ia menyebut KLU adalah daerah teraman, kendati masyarakatnya didominasi oleh beragama Islam, kemudian minoritas lain yaitu Hindu dan Budha, namun toleransi antar umat beragama di Lombok Utara sangat tinggi.

“KLU merupakan daerah dengan tingkat kriminalitas rendah. Selain itu penganut agama memang beragam di KLU, tapi pihaknya menegaskan tidak pernah ada gesekan antar umat beragama,” jelasnya.

Secara umum, Djohan memaparkan keadaan Lombok Utara secara garis besar mulai dari potensi-potensi yang ada serta kondisi masyarakat. KLU memiliki begitu banyak potensi mulai dari potensi alam, hasil pertanian dan potensi yang paling menonjol ialah pariwisata. Namun, ia tak menampik masih banyak hal yang harus dibenahi dari segala aspek terutama pasca bencana gempabumi dan pandemi covid-19 belakangan ini.

Baca Juga: Hujan di Sirkuit, Pawang Hujan Bilang Permintaan dari Pembalap!

“Lombok Utara masih perlu banyak berbenah dari segala aspek menuju kabupaten yang lebih maju. Mudah-mudahan kita bisa mengejar ketertinggalan dari kabupaten lain di NTB,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here