Ketua Kadin KLU saat berpose dibelakang sejumlah pelaku UMKM. FOTO ANGGER RICO/GERBANG INDONESIA




Gerbangindonesia, Lombok Utara – Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Lombok Utara mendukung keberadaan ritel modern Alfamart dan Indomaret Masuk di Lombok Utara. Karena sejak 13 tahun berdiri ritel tersebut justru belum mengembangkan sayap di KLU. Dua ritel besar ini disebut akan banyak mendatangkan manfaat pada perekonomian masyarakat. Demikian diungkapkan Ketua Kadin Lombok Utara Hendra Wiraksa, Kamis (31/3).

Baca Juga: Mengurai BENANG MERAH MotoGP Mandalika, Mulai dari Harga Hotel Sampai Buruknya Transportasi

Menurutnya, meski daerah telah memiliki Bumdesmart yang ada disejumlah desa, namun fakta yang terjadi hari Bumdes justru banyak mengidap masalah. Mulai dari sisi penyertaan modal sampai dengan manajemen yang belum stabil. Hal ini berbeda dengan keberadaan dua ritel besar yang sudah berdiri disejumlah Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat. Banyak sisi yang bisa dikolaborasikan dengan UMKM jika ada Alfamart dan Indomaret, terlebih masyarakat dimudahkan dalam belanja berbagai kebutuhan.

“Kalau dilihat manajemen ritel modern dengan BUMDes ini jelas berbeda. Manfaatnya besar jika mereka masuk di Lombok Utara,” ungkapnya.

Dijelaskan, sebagai lembaga yang mengatur perdagangan di daerah Kadin sudah tentu mendukung penuh adanya aktivitas perdagangan yang besar dan masif di Lombok Utara. Selain itu, Alfamart dan Indomaret akan menyerap tenaga yang tidak sedikit implikasinya jelas merupakan peningkatan ekonomi. Dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pemda diuntungkan dengan adanya investasi tersebut terlebih, APBD Lombok Utara tengah merosot hingga Rp 400 miliar. Adanya dua ritel ini, dianggap bisa meningkatkan daya beli masyarakat.

“Daya beli masyarakat akan naik jika ada investasi ini, belum lagi dari sisi tenaga kerja dan pendapatan daerah. Kita mendukung penuh, namun sekarang kita lihat bagaimana keseriusannya,” jelasnya.

Keseriusan dimaksud Ketua Kadin yang baru menjabat seumur jagung ini, yaitu mengarah bagaimana Pemda Lombok Utara dalam menyambut pelung itu. Demikian dengan pihak Alfamart dan Indomaret yang harus berkoordinasi lebih lanjut dengan pemerintah jika betul-betul ingin berinvestasi di kabupaten termuda di Nusa Tenggara Barat ini. Menurutnya, mesti ada pertemuan bagaimana menyusun pola kerjasama ini. Ia menyebut pihaknya siap mengawal hingga dua raksasa ritel ini berdiri di Lombok Utara.

“Harus ada keseriusan sekarang ini, jangan sampai investor siap namun pemda justru tidak siap. Karena ini dampaknya sangat positif untuk daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Utara Anding Duwi Cahyadi belakangan mengatakan, tidak menutup kemungkinan daerah mempersilakan investor Alfamart dan Indomaret masuk. Namun investasi juga tidak ujug-ujug akan direalisasikan. Pasalnya, dibutuhkan kajian lebih dulu serta komunikasi dengan pihak yang bersangkutan pun pada masyarakat. Terlebih, hingga saat ini stigma yang muncul masyarakat menolak ritel modern lantaran UMKM kecil akan merugi jika Alfamart dan Indomaret tersebut masuk ke daerah.

“Scara pribadi Pak Bupati itu menginginkan (adanya Alfamart dan Indomaret) hanya saja masyarakat kita belum siap. Masih ada asumsi buruk ketika ada itu malah mematikan usaha masyarakat,” katanya.

Setali tiga uang, Anding menyebut banyak keuntungan yang akan didapat jika ritel modern masuk ke Lombok Utara. Tidak saja dari sisi pendapatan daerah melalui izin, namun juga tenaga kerja kedua brand ritel tersebut akan menyerap warga lokal setempat. Belum lagi berbicara mengenai produk lokal UMKM yang bisa tercover masuk di ritel tersebut. Intinya, nanti semua akan kembali kepada masyarakat sebab masyarakat yang menilai keberadaan ritel ini menguntungkan atau justru merugikan.

Baca Juga: Hujan di Sirkuit, Pawang Hujan Bilang Permintaan dari Pembalap!

“Ada saatnya nanti masyarakat bisa pahami. Karena masyarakat kita kan belum terbiasa belanja di ritel modern, apalagi ada image itu, namun untuk saat ini kita belum ada komunikasi kok dengan Alfamart dan Indomaret,” pungkasnya.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here