Gerbangindonesia, Lombok Utara – Kisruh yang terjadi di internal Partai Gerindra Lombok Utara kian memanas. Ketua Dewan Pembina/Penasehat DPC Partai Gerindra KLU Nasrudin blak-balakan mengungkapkan bahwa selama dua tahun jalan pemerintahan “JODA AKBAR” Wakil Bupati KLU Danny Karter Febrianto Ridawan cenderung dianggurin serta tidak diberikan peran apapun.

Baca Juga: Demi Indonesia Emas 2045, Kapolri Minta Serikat Mahasiswa Muslimin Ingat Soal Ini..

“Sudah dua tahun jalan, semenjak dilantik hingga saat ini saya melihat wakil bupati tidak memiliki peran apapun. Termasuk dalam hal pembagian di struktur pemerintahan,” ungkap Nasrudin yang juga Ketua DPRD KLU itu saat ditemui wartawan di ruanganya, Senin (18/04).

Nasrudin menyebut, berbicara tentang program, serta pengaturan komposisi di tingkat pejabat struktural wabup bahkan tidak pernah dilibatkan. Hal itu bisa dilihat dari pejabat yang ada di OPD, hampir semua instansi di isi oleh orang-orang Bupati. Begitu juga di tingkat DPC Partai Gerindra meski menjabat sebagai ketua, wabup justru hanya sekadar menjadi pion saja lantas yang berkuasa itu adalah OKK Partai Gerindra.

“Berbicara paket proyek pun kewenangan sepenuhnya di kuasai oleh OKK Gerindra (Sudirsah Sujanto) tanpa memberikan kewenangan ataupun komposisi kepada wakil bupati,” tegasnya.

Nasrudin menegaskan, selaku kader yang pertama membawa Partai Gerindra ke Lombok Utara, pihaknya sangat prihatin dengan fenomena yang terjadi saat ini. Nasrudin menganggap struktur DPC Gerindra cenderung stagnan karena terlalu ketatnya intervensi dari OKK. Ia pun menantang akan mengalahkan Sudirsah dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) yang akan datang.

“Jika kita berbicara daerah berikan dong sepenuhnya kepada ketua DPC lantas bukan ke OKK yang notabene mengurusi provinsi. Lihat saja saya akan kalah kan dia, saya atau dia besok yang akan naik,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua OKK Partai Gerindra NTB Sudirsah Sujanto yang dikonfirmasi terpisah tidak mau berkomentar banyak. Menurutnya, ia akan berbicara nanti pada saat dan waktu yang tepat. Perihal semua tudingan yang disematkan oleh Ketua DPRD Lombok Utara itu, Sudirsah bersikap kalem.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Disebut Bakal Punya Kekuatan Besar Jika Didampingi Sosok Ini di Pilpres 2024

“Biarkan saja, nanti saya akan bicara pada saat dan waktu yang tepat. Untuk sekarang saya no comment dulu,” ucapnya singkat.(iko)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here