Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Lotim, Mirzan Sopian. FOTO SUPARDI/ GERBANG INDONESIA.

GerbangIndonesia, Lotim – Seluas 424 hektare tanaman tembakau petani di Lombok Timur dalam kondisi kritis. Hal tersebut dikarenakan taman tembakau petani diguyur hujan selama dua hari berturut-turut. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Lotim, Mirzan Sopian.

Baca Juga: Cerita Warga Berau Melepas Rindu Setelah 9 Tahun Menunggu Kedatangan TGB

Dia menyampaikan, saat ini banyak petani tembakau yang belum berani menanam. Hal tersebut dikarenakan sudah adanya peringatan dari BMKG terkait kondisi cuaca tahun ini yakni dengan kondisi kemarau basah. Sehingga dikhawatirkan tanaman tembakau para petani tidak optimal.

“Kondisi tanaman tembakau para petani yang ada di wilayah selatan yang sudah melakukan penanaman pada setengah bulan yang lalu saat ini kondisinya sedang kritis,” terangnya saat ditemui di ruangannya, Jumat (10/6).

Kata dia, Dinas Pertanian melalui UPT kecamatan telah memberikan pandangan kepada para petani terkait keadaan cuaca yang akan terjadi pada tahun ini. Khususnya cuaca yang akan terjadi pada musim tanam tembakau.

Selain itu, untuk mengantisipasi kerugian yang sangat besar. Dari itu pihaknya mengimbau agar para petani tembakau untuk beralih menanam komoditas yang lain pada musim tanam tahun ini seperti jagung dan lainnya.

“Memang ada petani yang sudah terbiasa menanam tembakau sudah mulai menanam sejak bulan Mei lalu. Ini kita cek kondisinya ternyata kondisi pertumbuhannya tidak optimal karena diguyur hujan. Ada yang daunnya keriting dan kerdil,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada para petani yang sudah terlanjur menanam tembakau, terkait pola dan langkah-langkah untuk meminimalisir kerugian. Salah satunya dengan membuat parit keliling yang dalam. Agar tanaman tembakau tidak tergenang ketika hujan turun. Terlebih di daerah selatan dengan model tanah liat.

“Kemudian bedengannya kita minta lebih tinggi supaya air tidak menggenangi tanamannya,” saran dia.

Melihat kondisi cuaca yang sekarang ini, banyak para petani tembakau yang belum berani melakukan penanaman. Dimana biasanya pada pertengahan bulan Juni sudah banyak yang melakukan penanaman bahkan sudah ada yang panen.

Baca Juga: Viral VCS Mesum Oknum Pejabat KLU, Pemda Tunggu Penyelidikan Polda

Diperkirakan dengan kondisi cuaca seperti saat ini, jumlah petani yang akan melakukan penanaman tembakau di Lotim akan menurun dibandingkan dengan jumlah tahun sebelumnya. (par)

Editor: Lalu Habib Fadli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here